
Melaya Jembrana bhayangkaranews24.id – Banyaknya lumpur dan sampah dari ranting kayu yang mengendap di Bendungan Manusarigilir/ Dam Pan Satup, Bendungan menjadi dangkal dan air yang mengalir ke aliran subak kurang maksimal, sehingga dilakukan pengurasan dan pembersihan lumpur dengan program Padat Karya oleh Pemerintah Desa setempat, Melaya Jembrana Sabtu (27/4).
Bendungan/Dam yang terletak di Banjar Pangkung Tanah Kangin Desa Melaya tersebut, di operasikan dan diselesaikan pembangunannya oleh pihak Kontraktor saat itu Tahun 1976, keberadaannya cukup memberikan manfaat bagi masyarakat luas khususnya, bagi para petani yang ada di Desa Melaya.
Ketua Subak I Wayan Gambarawan (55) sampaikan, pada hari ini kami sedang mengadakan pembersihan tumpukan lumpur yang sangat tebal dan menggunung dengan batang kayu serta ranting, kegiatan ini sudah berlangsung sejak Hari Kamis lalu dan akan berlangsung hingga dua hari ke depan sementara kita bersihkan di bagian atas dulu, ini bertujuan agar debit air makin luas untuk irigasi subak nantinya, kegiatan ini juga ada ikut campur tangan dari pihak Pemerintahan Desa dengan Program Padat Karya.
Ditempat yang sama, Bendahara Subak I Nyoman Sumantra (56) katakan juga, pihaknya untuk kali ini akan lebih serius membersihkan Bendungan dari sampah dan lumpur, supaya debit air Dam/Bendungan ini menjadi normal airnya makin bersih, jernih, nyaman dipandang mata. apa lagi lokasinya cukup bagus, ke depan kita upayakan seperti itu. “ya harapan kami Dam ini nantinya menjadi tempat rekreasi, pungkasnya” tutup Sumantra.
(SA-200)


