Mandailing Natal [bhayangkaranews24.id] – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Natal Tahun 2024 diselenggarakan di Aula Kantor Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Kamis, 22/02/2024.

Musrenbang yang dilaksanakan dihadiri dari Dinas BAPPRIDA Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Agus Salim dan juga dihadiri Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan), Lurah, Para Kepala Desa, BPD, Ormas dan para tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda.

Pada kesempatan itu, Camat Natal Mulia Gading, SE dalam sambutannya menyampaikan pidato Bupati Mandailing Natal akhir pidatonya Camat Natal mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya acara Musrenbang yang merupakan salah satu wadah penyerapan aspirasi dan musyawarah ini resmi saya buka, ucap Camat

Dalam kesempatan ini, tokoh Pantai Barat Mandailing Natal, Ali Anapiah,SH yang merupakan Ketua Lembaga Adat dan Budaya Ranah Nata (LABRN) banyak memberikan masukan masukan menyampaikan tentang kendala-kendala yang dihadapi masyarakat wilayah Pantai Barat, khususnya masyarakat Natal di bidang jalan dan jembatan yg masih banyak luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten, Ia menyampaikan pandangan tentang jembatan soumil yang ada di Desa Rukun Jaya. Jembatan ini merupakan jembatan vital jalan alternative penghubung 5 desa dari desa Tunas Karya, ke Desa Sikara-kara 3, Desa Sikara-kara 2, desa Setia Karya, dan Desa Sikara-kara 1 Simpang Gugung.

Lanjutnya lagi, mengharapkan agar adanya pembangunan jalan menuju makam Syekh Ali yang ada di Desa Pardamean Baru. Syekh Ali memiliki sejarah pencetus silat di Negeri Natal, Kami mohon kiranya pihak Pemkab Mandailing Natal agar memberikan perhatian serius terhadap hal ini, ucap Ali Anapiah, S.H.

Sementara itu walaupun telat datangnya, Hj.Melati Nur yang merupakan wakil rakyat dari dapil IV dari Partai (PKB) menyampaikan dengan keras atas kekecewaan yang ketidak hadiran OPD karena yg mau dibahas tentang kesehatan, Pembangunan dan Kependudukan sangat disayangkan mereka tidak “HADIR”, kehadiran mereka diharapkan menindak lanjuti aspirasi warga Agar pengadaan Tenaga Kesehatan dan Medis dapat ditingkatkan, terlebih dengan Dokter-dokter Spesialis, karena RSUD kita ini merupakan Fasilitas Kesehatan terdekat di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.

Lebih lanjut, Wakil Rakyat dari Dapil IV Madina ini juga menyoroti upaya-upaya meminimalisir banjir tahunan agar menjadi salah satu prioritas program. CSR dari perusahaan terdekat bisa juga digunakan, tegasnya.

Dalam Musrenbang para Kepala Desa banyak menyampaikan berbagai macam usulan-usulan dari desanya masing-masing yang menjadi perioritas agar menjadi perhatian bagi Dinas terkait dan bulan hanya menjadi formalitas belaka di setiap acara musrembang,, cetus kades itu..

Untuk diketahui Musrenbang Kecamatan sendiri merupakan Musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa/Kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah Kabupaten. (Rajasobu)