Tangerang Banten — bhayangkaranews24.id, Pondok Pesantren Miftahul Khaer 2 kembali menggelar kegiatan rutin Pengajian Syahriyah sebagai bagian dari komitmen menjaga tradisi keilmuan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pondok Pesantren Miftahul Khaer 2, Kampung Kebon, Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai.

 

Pengajian bulanan ini menghadirkan ulama kharismatik, Abuya KH. Mukhtar Kamal, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Hikmah Pasanggrahan-Cisoka, dengan kajian kitab Syarah Hikam dan Tanbihul Mughtarin, dua karya penting dalam khazanah tasawuf dan akhlak Ahlussunnah wal Jama’ah.

 

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Khaer 2, KH. Hafiz Gunawan, S. Pd. I., yang juga menjabat sebagai Ketua Tanfidziah PWNU Provinsi Banten, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengajian syahriyah ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan memperdalam ilmu agama, tetapi juga memperkuat spiritualitas dan akhlak umat.

 

“Pengajian ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk terus menyambung sanad keilmuan para ulama, khususnya dalam bidang tasawuf dan pembinaan hati. Kitab Al-Hikam karya Imam Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari mengajarkan kita tentang keikhlasan, tawakal, dan makrifat kepada Allah, sementara Tanbihul Mughtarin menjadi pengingat agar kita tidak terjebak dalam kelalaian dunia,” ujar beliau.

 

Lebih lanjut, KH. Hafiz Gunawan menekankan pentingnya menjaga kontinuitas majelis ilmu sebagai benteng moral di tengah tantangan zaman.

 

“Di era modern ini, manusia sangat mudah terjebak dalam hiruk-pikuk dunia. Maka, pengajian rutin seperti ini menjadi oase ruhani yang menyejukkan, mengingatkan kita kepada tujuan hidup yang hakiki, yaitu beribadah kepada Allah SWT,” tambahnya.

 

Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dan dihadiri oleh santri, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya. Antusiasme jamaah menunjukkan bahwa tradisi pengajian kitab klasik masih menjadi kebutuhan penting dalam membentuk karakter umat yang berilmu dan berakhlak.

 

Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Ihya’ Ulumiddin karya Imam Al-Ghazali, bahwa majelis ilmu merupakan taman surga di dunia yang menghadirkan ketenangan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini selaras dengan semangat yang diusung oleh Pondok Pesantren Miftahul Khaer 2 dalam setiap penyelenggaraan pengajian syahriyahnya.

 

Dengan konsistensi yang terus dijaga, diharapkan pengajian ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan sehari-hari.

 

(AM-212)