Bhayangkaranews24id,Kandangan – Di balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kandangan, proses pembinaan terus diarahkan pada upaya membangun perubahan positif bagi setiap warga binaan. Salah satunya melalui pembelajaran membaca Al-Qur’an dan Iqra sebagai bagian dari pembinaan kepribadian.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga binaan untuk terus belajar dan memperbaiki diri melalui pendekatan keagamaan. Pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta, mulai dari pengenalan dan pembacaan Iqra hingga meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Tidak sekadar belajar membaca, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperbaiki bacaan, meningkatkan ketekunan dalam belajar, serta memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai keagamaan selama menjalani masa pembinaan.

Suasana pembelajaran yang berlangsung secara bertahap memberikan kesempatan kepada setiap warga binaan untuk berkembang sesuai kemampuannya. Bagi mereka yang masih berada pada tahap dasar, Iqra menjadi pijakan awal sebelum melangkah pada kemampuan membaca Al-Qur’an secara lebih baik.

Pembinaan keagamaan diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi warga binaan untuk membangun kebiasaan positif, menumbuhkan kesadaran diri, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Rutan Kelas IIB Kandangan terus mendorong agar proses pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada menjalani masa pidana, tetapi juga menghadirkan ruang pembelajaran dan perubahan. Sebab, di balik tembok pemasyarakatan, setiap warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan memperbaiki masa depan.
Belajar hari ini, memperbaiki diri untuk hari esok.
#kemenimipas
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#guardandguide
#infoimipas
#kanwilditjenpaskalsel
#rutankandangan
#pemasyarakatanpastiberdampak