Pasuruan – bhayangkaranews24.id,

Si jago merah melahap tempat Wisata Tas Rajut dan pusat oleh-oleh Kaboki, yang terletak di Dusun Kesiman, Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu 18-5-2024

Satu gudang tempat penyimpanan material yang mudah terbakar sehingga api sijago merah berkobar dengan lahap nya ,dengan secepat kilat Kobaran api dengan sekejap menghanguskan seluruh pusat oleh-oleh termasuk dua unit mobil.

Salah satu saksi mengatakan bahwa,Memang kemarin hari jum’at pagi (17/05/2024), kita berdua dipanggil HRD, dan HRD bilang, saat ini Perusahaan lagi sepi, mungkin ada pengurangan karyawan, tapi kita tidak dibilangin siapa yang akan di rumahkan, tunggu aja hari Senin, bos akan datang.“Saya menduga hal inilah yang menyebabkan, saudara HT melakukan aksi pembakaran ini, karena HT merasa dialah orang yang akan di rumahkan, dan nekad membeli bensin 10 liter, untuk membakar Kaboki”, tuturnya.

Dengan adanya si jago merah tambah besar dengan gumpalan asap hitam terbang keatas ,warga setempat rame rame mendatangi kejadian tersebut membuat geger para warga sekitar serta beberapa karyawan yang masuk kerja.
Setelah terbakar semua, Ht nggak taunya menyerahkan diri ke Polsek Sukorejo, dari sini baru terungkap bahwa dugaan sementara bahwa Ht lah yang sengaja membakar Pabrik dan outlet UMKM, serta dua mobil milik perusahaan”, ungkapnya.
Dari Informasi yang dihimpun, insiden itu terjadi sebelum pukul 07.00. Karyawan belum banyak yang datang.
Saat itu, saksi mata HT sekaligus yang bertugas sebagai security hendak pulang karena berganti shif setelah semalaman berjaga. Tiba-tiba percikan api terlihat dari gudang benang yang ada di sisi paling belakang.

Tak butuh waktu lama, api merambat ke dua unit mobil yang terparkir di sisi utara gudang benang. Tak hanya itu saja gudang benang pun juga dilalap si jagomerah.Api terus menjalar ke lorong yang menghubungkan outlet dengan gudang produksi yang banyak mesin  jahit serta hasil produksi yang siap di pasarkan.

Karyawan yang mulai berdatangan tanpa di suruhdan di komsndo langsung menyelamatkan barang-barang yang belum terbakar.

Tiga armada pemadam kebakaran ( PMK ) dikerahkan ke lokasi. Satpol PP Kabupaten Pasuruan menurunkan dua unit PMK Sedangkan satu unit lainnya didatangkan dari Sampoerna. Petugas langsung action  untuk memadamkan api.

Waka Polsek Sukorejo IPTU. Suhariyanto, saat ditemui awak media di TKP menjelaskan bahwa semua keterangan di lapangan, sementara ini masih dugaan, dan memerlukan pendalaman.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
HeryBN24-jatim