Foto: Kapolres Minsel AKBP David Candra Babega SIK.MH.
MINSEL – bhayangkaranews24.id – Peristiwa perkelahian beberapa warga atau perkelahian antar kelompok anak muda, yang akhirnya di anggap menjadi perkelahian antar kampung/ kelurahan antara warga kelurahan Bitung kecamatan Amurang dengan kelurahan Ranomea kecamatan Amurang Timur, yang memakan 1 korban jiwa, menjadi perhatian bagi pihak kepolisian dan pemerintah kabupaten Minahasa Selatan provinsi sulawesi Utara, bahkan pihak TNI.
Kejadian yang terjadi pada malam jumat 30/31 Juli 2026 di perbatasan antara kedua kelurahan tersebut, memakan korban jiwa seorang warga kelurahan Ranomea berinisial VR alias Vary berusia 17 tahun.
Dengan adanya kejadian tersebut, baok pemerintah kabupaten maupun pihak keamanan, langsung menuju ke tempat kerusuhan di perbatasan antara kedua kelurahan, dan mengamankan situasi di lokasi tersebut.
Menurut informasi yang didapat, bahwa korban yang meninggal disebabkan oleh tusukan benda tajam, dan untuk motif dari kejadian tersebut, pihak kepolisian masih mendalami bahkan masih mencari pelaku utama dalam kejadian tersebut.
Kapolres Minahasa Selatan AKBP David Candra Babega SIK. MH, setelah kejadian tersebut, langsung memberikan tanggapan tetkait penanganan dari pihak kepolisian, dan berharap masyarakat tidak terpancing untuk membesar besarkan kejadian tersebut.
Dalam vidio yang beredar, Kapolres Minsel menghimbau kepada masyarakat agar memberikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk menangani permasalahan ini, karna pihak kepolisian masih mendalami konflik tersebut, dan sedang mencari pelaku utama hingga menghilangkan nyawa orang lain.
AKBP David Candra Babega SIK.MH, dalam vidio yang beredar mengatakan bahwa kejadian antara kelompok anak muda tersebut terjadi sekitar sekitar pukul 23:30-00:30 pada malam jumat 30 Juli 2026, berlokasi di perbatasan antara kelurahan Bitung dan Kelurahan Ranomea.
Menurut Kapolres, bahwa kejadian ini sangat disesalkan, apa terlebih hingga menimbulkan korban jiwa, dan dengan kejadian ini, kami dari pihak kepolisian, masih bekerja dengan maksimal untuk melengkapi keterangan keterangan dari saksi, dan mendalami motif bentrok tersebut, juga mencari siapa pelaku atau tersangka, dan mereka yang terlibat dalam aksi perkelahian tersebut
Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat, agar bisa sama sama menjaga kondusifitas dan serahkan permasalahan ini kepada pihak kepolisian, jangan membuat suasana lebih tidak kondusif.
Ini adalah permasalahan kelompok anak muda, bukan permasalahan orang tuanya, jadi biarkan pihak kepolisian bekerja, dalam mengungkap motif kejadian dan pelaku pembunuhan.
Yang pasti, jika semua sudah terungkap dan pelaku pembunuhan sudah tertangkap, kami akan memberikan sanksi hukum sesuai perlakuan dan undang undang yang ada, tutup Kapolres.
Hingga berita ini muat, pihak keamanan, baik pihak kepolisian maupun TNI masih berjaga di loksi kejadian di perbatasan antara kedua kelurahan tersebut
Robby.



