Labuhan batu,
Bhayangkaranews24 sumut- Kapolres Labuhan batu tunjukkan kembali oleh kejajarannya kepedulian terhadap masa depan kepada generasi muda .

Kapolsek Panai hilir IPTU Yuna H.Gultom, S,H.,M,H.,bersama perangkat pemerintahan kecamatan panai hilir melaksanakan kegiatan trauma healing terhadap seorang anak korban bullying bernama Fauzan yang sempat viral di media sosial akibat perundangan-undangan terkait cara berpakaian dan penampilan nya.

Kegiatan tersebut di laksanakan di kantor camat panai hilir serta lingkungan 1V kelurahan sei berombang, kecamatan panai hilir Kabupaten Labuhan batu pada rabu(01/4/2026).

Dalam suasana hangat dan penuh kepedulian, Kapolsek Panai hilir menyampaikan pesan serta dukungan dari kapolres Labuhan batu AKBP Wahyu Edrajaya S,I,K.,M,Si.,kepada Fauzan.

Kehadiran polres Labuhan batu bersama unsur pemerintah setempat menjadi bentuk nyata bahwa korban tidak sendiri. Fauzan di berikan semangat, motivasi dan dorongan untuk kembali percaya diri menjalani aktivitas seperti biasa serta perlahan memulihkan kondisi emosionalnya merasakan rasa aman dan nyaman.

Sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang,kapolsek Panai hilir juga menyerahkan tali asih dari kapolres Labuhan batu berupa tas,seragam sekolah, dsn dan sepatu kepada Fauzan.

Bantuan tersebut di harapkan menjadi penyemangat baru bagi korban untuk kembali bersekolah dan menatap masa depan dengan lebih lanjut optimis.
Trauma Healing merupakan proses penting dalam pemulihan luka batin,emosional dan psikologis akibat peristiwa yang di alami.

Melalui kegiatan ini, polres Labuhan batu hadir tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan,serta berkomitmen untuk terus mendampingi anak-anak agar tumbuh dengan rasa aman dan penuh harapan.

Polres Labuhan batu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat,khususnya generasi muda, untuk bersama-sama mencegah tindakan bullying,lebih bijak dalam menggunakan satu sama lain agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan penuh kepedulian.

 

Penulis:Madon Sopian.