KALTENG – Palangka Raya- Bhayangkaranews24.id-Warga Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam barak tempat tinggalnya, Sabtu (3/1/2026). Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Peristiwa tersebut ditangani langsung oleh jajaran Polsek Sabangau Polresta Palangka Raya. Kapolsek Sabangau, Iptu Ahmad Taufiq, memimpin kedatangan personel ke lokasi setelah menerima laporan warga sekitar pukul 09.00 WIB.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian segera mengamankan lokasi dan melakukan langkah awal penyelidikan. Korban diketahui berinisial RSP (30), ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam barak yang selama ini ia tempati seorang diri.

Menurut keterangan pihak kepolisian, penemuan jasad korban bermula dari bau menyengat yang tercium dari dalam barak. Warga yang merasa curiga kemudian berkoordinasi dengan Ketua RT setempat sebelum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi, bau tidak sedap sudah tercium sejak beberapa waktu terakhir. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan telah meninggal dunia,” ungkap Iptu Ahmad Taufiq.

Petugas Polsek Sabangau bersama Tim Inafis Polresta Palangka Raya selanjutnya melakukan olah TKP dan identifikasi jenazah. Usai pemeriksaan awal di lokasi, korban dievakuasi ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya guna menjalani visum oleh dokter forensik.

Hasil pemeriksaan sementara menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat murni gantung diri, dengan perkiraan waktu kematian sekitar tiga hari sebelum visum dilakukan,” jelas Taufiq, mewakili Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H.

Dalam proses penanganan, polisi juga mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban sebagai barang bukti. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana lain.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada faktor lain yang melatarbelakangi kematian korban.

Kami masih berkoordinasi dengan keluarga korban dan terus mendalami keterangan saksi-saksi guna melengkapi proses penyelidikan,” tutupnya.(BN.Btr)