CIKUPABhayangkaranews24.id, Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 M / 103 H digelar dengan khidmat oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan yang dikemas dalam agenda Silaturahmi dan Doa Bersama tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus mengokohkan komitmen khidmah NU di tingkat desa.

 

Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Banten, KH. Hafiz Gunawan, S.Pd.I., menyampaikan bahwa peringatan Harlah NU bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi atas peran panjang NU dalam menjaga agama, tradisi keilmuan, dan keutuhan bangsa.

 

“NU sejak berdiri hingga hari ini hadir untuk merawat akidah Ahlussunnah wal Jama’ah, menjaga persatuan umat, dan terus berkhidmah untuk masyarakat dari tingkat paling bawah,” ungkap KH. Hafiz Gunawan.

 

Acara diawali dengan sambutan Kepala Desa Pasir Jaya, yang mengapresiasi peran NU sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam menjaga harmoni sosial dan keagamaan. Dilanjutkan dengan sambutan Ketua Tanfidziyah PRNU Pasir Jaya yang menegaskan pentingnya soliditas warga Nahdliyin dalam menghadapi tantangan zaman.

 

Suasana semakin bermakna dengan wejangan Mustasyar MWCNU Kecamatan Cikupa, yang menekankan pentingnya menjaga sanad keilmuan dan adab dalam berjam’iyyah, serta wejangan PWNU Provinsi Banten yang mengajak seluruh warga NU untuk terus istiqamah dalam dakwah moderat dan pelayanan umat.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Badan Otonom NU, di antaranya Muslimat NU, GP Ansor, dan Fatayat NU, serta diikuti secara luas oleh warga Nahdliyin Desa Pasir Jaya. Antusiasme jamaah mencerminkan kuatnya ikatan emosional antara NU dan masyarakat akar rumput.

 

KH. Hafiz Gunawan menegaskan, kekuatan NU terletak pada kebersamaan dan keikhlasan jamaahnya.

 

“NU besar karena jam’iyyahnya hidup, dan jam’iyyah akan terus hidup selama silaturahmi, doa, dan khidmah tetap dirawat,” tegasnya.

 

Sebagaimana pesan para ulama Aswaja, “Al-barakah ma‘a al-jamā‘ah”—keberkahan selalu bersama kebersamaan. Semangat inilah yang tercermin dalam peringatan Harlah NU di Pasir Jaya: menjaga tradisi, merawat persatuan, dan meneguhkan langkah NU untuk umat, agama, dan bangsa.

 

 

(AM-212)