Kab tasikmalaya [ bhayangkara news24 id]>
Opan Sopian Kadis Dinsos Kabupaten Tasikmalaya saat mengunjungi tempat Pelaksanaan Sunatan Massal. Dalam rangka Memeriahkan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-392 tingkat Kecamatan bertempat di lapangan bola desa dirgahayu kec kadipaten , 27/7/2024
Kepala Dinas Sosial P2KB-P3A Kabupaten Tasikmalaya Opan Sopian S.Pd, M,Si,M.Pd., mengatakan, Hari Jadi atau Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-392 ini, mudah mudahan semakin religius, semakin sejahtera.Dan masyarakat semakin semangat dalam menata lingkungan,menata kebersihan,menata ekonomi serta semakin meningkat tahap hidup nya,
“Bersama-sama Pemerintah, bersama sama masyarakat,juga bersama semua pihak agar tingkat pendidikan,tingkat kesehatan, serta tingkat ekonomi di masyarakat semakin meningkat dari tahun ke tahun,”ujar Opan Sopian,saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-392 tingkat Kecamatan Kadipaten,di Lapangan Sepakbola Desa Dirgahayu,kepada wartawan,
Dijelaskannya, Alhamdulillah pada tahun ini pencapaian kabupaten Tasikmalaya cukup bagus di banding dengan yang lain. Dinas Sosial P2KB-P3A Kabupaten Tasikmalaya mendapat anugerah tahun ini “Parahita Ekapraya”, penghargaan yang di berikan oleh Pemerintah Pusat melalui Presiden
“Katagori kabupaten yang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi terhadap perlindungan anak dan perempuan,”kata Opan Sopian.
Ia menambah,pada hari ini Dinas Sosial P2KB-P3A diberi tugas oleh panitia melakukan monitoring di tingkat kecamatan, seperti Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Cipatujah dan Kecamatan Kadipaten.
“Semua kepala dinas yang lainpun juga sama melakukan monitoring diberbagai kecamatan,Peringatan hari jadi tingkat Kecamatan Kadipaten, sangat bagus karena memang panitia di kecamatan di bawah koordinasi pak camat , yang selalu memberikan arahan kepada masyarakat dan pemimpin musyawarah kegiatan ini di lakukan seperti apa hari jadi kabupaten
“Khususnya arahan dari pak camat keinginan masyarakat, ingin di adakan khitanan masal, bantuan sosial, kemudian upacara untuk mengenang sejarah perjuangan masyarakat Tasikmalaya,dan juga di lakukan kegiatan senam ibu- ibu itu semata mata bukan hanya senam nya. Tetapi itu untuk mensejahterakan jasmaninya, rohaninya dan sosialnya,”tutur Opan Sopian.
Karena memang indikatornya masyarakat di sebuah Negara, di sebuah Keluarga, kemudian di Desa, Kecamatan, Kabupaten dan sampai tingkat Nasional. Alat ukurnya adalah memang kesehatan walagri, kebahagiaan waluya tingkat ekonomi nya tinggi dan tingkat kesehatan nya tinggi dan juga tingkat pendidikan
“Maka tema Milangkala kabupaten Tasikmalaya itu,mempunyai makna menggambarkan harapan dan cita-cita masyarakat dunia,”pungkas Opan Sopian
BN 24 jabar



