LANGSA, Bhayangkaranews24.id.Judul diatas Bukanlah Sekedar Basa-Basi. Pasalnya Seorang warga kota langsa yang tidak mau disebutkan namanya sebut Saja Namanya Bapak Berininsial (B) Beliau Mngeluhkan tentang Pelayanan dirumah Sakit Umum Langsa (BLUD RSUD) 12/09/2023.Mengapa Setiap Kali Keluarga Beliau Berobat Nginap Dirumah Sakit Umum Langsa Selalu tidak ada kamar dan ini Terjadi di Masa Anak Pertamanya Duduk di Bangku Sekolah Dasar Sampai Sekarang Pun Anak Keduanya Diperlakukan yang Sama. Hal ini Menjadi Landasan Pertanyaan Beliau Yang Paling Besar Terhadap Pihak Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Langsa dan Beliau Menambahkan Kembali, ” Dari Sisi Pembangunan Rumah Sakit Umum Terus-terus Berpacu Membangun Gedung-gedung Mewah Namun di dalam Manajemen terhadap Pelayanan sangat hancurkan Perasahan Rakyat Karena Saya Mengalami Langsung Pada diri Saya Sendiri.

“Cobalah Bayangkan Anak Saya Masuk ke IGD RSUD LANGSA pada Jam 22.00Wib Namun Sampai Jam 12.00Wib Siangnya Masih Belum Ada Kamar Apakah Ini Termasuk Wajar S.O.P BLUD RSUD Langsa Begini. Kalau Ansuransi Rakyat diTerima terus dari BPJS Namun Pelayanannya Sangat Menyiksa Rakyat. “Bayangkan Berapa Jam Saya Terkatung-katung Antara ketidak Pastian,Jujur Saja dengan Begini Saya-saya Bisa Jadi Orang sakit Kalau Begini diPerlakukan Saya dan Dengan Saya Diperlakukan Begitu Saya terpaksa Ambil Sikap Saya Sendiri Untuk Larikan Anak Saya Kerumah Sakit Suwasta yang Ada di Kota Langsa(RSU UMMI).

DI Sisi Lainnya Seketaris LSM Bungoen Lam Jaroe Zulfadli.S.SOS.I. M.M. Angkat Bicara. (12/09/2023) “Saya pun Heran Apakah Pihak Pejabat Lalai Terhadap Management Setandar Prosedur Pelayanan. Apakah Pejabat Pelayanan Rumah Sakit Tersebut tidak Ada Fikiran Untuk Munculkan Inisiatif Mengantarkan Pasien Untuk Pindah Rumah sakit Suwasta Lainnya Kepada Bawahannya Ataukah Apa Ada Indikasih Untuk Mencari KeUntungan dengan Program BPJS. Janganlah Pasien Sendiri yang Punya Inisiatif Untuk Memindahkan keluarga ke Rumah Sakit yang Lain. dan Untuk Apa Kalian di Gaji dan di Sekolahkan Geratis Oleh Pihak Pemerinta. Apa Hanya Untuk diLayani Oleh Rakyat dan Apakah ILmu Kalian Itu Hanya Kalian Letakan di Bangku Akademi Sehingga Pelayananpun Tidak lalian hiraukan. Emangnya ini
yang di Anjurkah Oleh Menteri Kesehatan. Kalaulah Itu Terjadi Kepada Bapak dan Ibu Kalian Bagaimana Reaksi Perasahan Kalian Terhadap Itu”. Ungkapnya dengan tegas. Bhayangkaranews24.id. zulfadli.