PASURUAN, Bhayangkaranews24.id – – Survei jalan rusak dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan menyusul kemacetan yang terjadi di kawasan perkotaan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Kepadatan arus lalu lintas terpantau di depan Hotel Al Hambrah akibat sejumlah titik jalan berlubang yang menghambat laju kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan siang hari.

Petugas Satlantas segera turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas serta mengurangi potensi kecelakaan. Selain itu, mereka juga langsung berkoordinasi dengan penyelenggara jalan guna memastikan perbaikan dilakukan secepatnya.

Pengaturan Lalu Lintas dan Imbauan Keselamatan

Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus, menyatakan pihaknya mengerahkan personel untuk mengurai kepadatan kendaraan dan mengantisipasi risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kegiatan pengaturan ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang berpotensi terjadi akibat pengendara menghindari jalan berlubang secara mendadak,” ujar Aipda Arifian saat ditemui di lokasi.

Petugas aktif mengatur arus kendaraan dan memberikan imbauan melalui pengeras suara (Public Address). Pengendara diminta menurunkan kecepatan saat melintasi area depan Hotel Al Hambrah, tetap waspada, tidak saling mendahului di titik kerusakan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Selain pengaturan, anggota Satlantas juga melakukan penambalan sementara pada beberapa lubang serta memberi tanda peringatan agar pengguna jalan lebih berhati-hati. Langkah cepat ini diambil untuk meminimalkan risiko kecelakaan tunggal maupun tabrakan beruntun akibat manuver mendadak.

Koordinasi dengan Penyelenggara Jalan

Untuk solusi jangka panjang, Satlantas Polres Pasuruan telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Berdasarkan hasil komunikasi dengan Deni selaku Satker PJN III Jatim-Bali, perbaikan akan dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama dilaksanakan pada malam hari dengan pengaspalan setinggi kurang lebih 50 sentimeter guna menutup lubang-lubang yang ada agar permukaan jalan kembali rata dan aman dilalui kendaraan. Langkah ini diharapkan segera mengurangi kemacetan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

Tahap kedua mencakup perbaikan menyeluruh pada sistem drainase atau gorong-gorong di sisi kanan dan kiri jalan. Perbaikan drainase dinilai penting karena genangan air menjadi salah satu penyebab utama kerusakan aspal di lokasi tersebut.

Satlantas Polres Pasuruan mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar selama proses perbaikan berlangsung. Petugas juga meminta pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi titik proyek pada malam hari.

Dengan percepatan koordinasi dan respons lapangan ini, arus lalu lintas di pusat Kota Bangil diharapkan kembali normal dalam waktu dekat. Upaya sinergi antara kepolisian dan penyelenggara jalan menjadi langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran mobilitas warga. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan infrastruktur yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. (HR)