Kab. Tegal, bhayangkaranews24.id -Yang menjadi sekda terpilih harus memahami skala prioritas tentang Peningkatan infrastruktur jalan dan irigasi karena itu merupakan urat nadi perekonomian.
Di titik ini, ketersediaan infrastruktur bernilai penting karena berkorelasi dengan waktu tempuh dan ongkos distribusi yang menentukan kemajuan kabupaten tegal.
disampaikan oleh Khaeru Sholeh anggota Fraksi PPP DPRD Kabupaten Tegal yang juga calon Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari PPP Dapil Tegal Brebes pada hari Senin (25/09/23).
“Semakin berkualitasnya infrastruktur jalan, irigasi jalan pertanian dan jalan desa menunjukan daerah itu maju atau tidak,” ungkapnya.
Di ibaratkan pada Daerah yang maju dalam menata suatu wilayahnya, maka pada tahap awal yang dilakukan adalah pengembangan infrastruktur jalan, Irigasi, jalan sawah dan jalan desa. Itu bertujuan untuk membuka keterisolasian daerah sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Termasuk di Kabupaten Tegal, salah satu isu strategis yang menjadi perhatian dan membutuhkan komitmen agar visi misi bupati ” Jalan bebas lubang ” tercapai sehingga dapat mempermudah akses pertumbuhan perekonomian, pariwisata, dan produksi hasil pertanian di daerah sekitarnya.
Dan harapan saya di masa akhir kepemimpinan Bupati Hj. Umi azizah dan Wakil Bupati Sabilillah ardie maka sekda yg nantinya sebagai panglima nya ASN segera memperhatikan jalan yg masih rusak terutama di Jalan Sandra Geni Kemantran – tanjungharja, jalan Tanjung harja, Kesadikan, margapadang sampai kalijambe, jalan kertayasa Bongkok, Kertayasa Kramat, jalan maribaya kemuning, jalan babakan jatibogor karena jalan jalan tersebut sudah rusak parah. Kalau bisa buat fakta integritas agar sekda terpilih nantinya mampu menjalankan janji kampanye kepala daerah mengenai infrastruktur.”
(iman-300)



