Tulang Bawang, bhayangkaranews24.id-Kepala sekolah SDN 01 Gedung Karya Jitu Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung, Suratinah mengaku rehab gedung sekolah memakai dana sendiri media tidak perlu tau, Selasa 15/08/2023.

Hal ini terjadi saat Suratinah di konfirmasi oleh awak media mengenai rehab gedung sekolah, ditemukan pembangunan yang diduga tidak sesuai spek.

Seperti ring balok gantung pakai besi ukuran 8 sebanyak empat batang saja, jarak cincin 20-25 cm, pipa paralon untuk jamban tidak ukuran SNI, kusen jendela dan pintu diragukan kekuatannya dikarenakan mengunakan kayu muda, tinggi pondasi hanya 40cm tambah cor celup 20cm, yang lebih miris lagi tembok penyanggah atap mengunakan batako posisi diatas sedang dibawah hanya bata biasa terkesan asal jadi.

Saat ditanya kenapa rehab gedung seperti itu dengan nada yang kurang respek terkesan cuek sok sibuk dengan pekerjaannya seakan tidak menghargai awak media, “Suratinah menjawab pokoknya bangunan itu sudah sesuai dengan rab yang ada dan tukang sudah bekerja sesuai dengan kontruksi bangunan supaya anggaran tidak membengkak,” katanya.

Untuk diketahui rehab gedung bangunan SDN 01 Gedung Karya Jitu menggunakan Anggaran Dana Alokasi Khusus tahun 2023 sebesar Rp.670.157.300.00 dengan masa kerja 120 hari kalender.

Selanjutnya saat ditanya tentang temuan BPK 2022 mengenai dana BOS (Bantuan Oprasional Sekolah ) mengapa sampai terlambat menyetor pajanya, masalah itu saya tidak tahu emang benar saat dilakukan audit BPK SD Ini menjadi sempel, tapi saya tidak tau apa saja yang menjadi temuan BPK tersebut karena saya tidak dikasih tembusannya,” terang Suratinah.

“Sudah tidak usah nanya berulang – ulang katanya sambil sibuk dengan kerjaannya saya mau rapat jadi saya tinggal dulu karena acara sudah mau mulai sambil pergi meninggalkan awak media yang sedang lakukan konfirmasi dengan raut wajah kesal.

Team