Bhayangkaranews24 provinsi Lampung
Jum,at 3 Januari 2025
Bak berhati iblis dokter jaga dan para perawat rumah sakit pesawaran abaikan pasien yang berkondisi cukup menghawatirkan.
kejadian ini terjadi pada jum,at sore kisaran
pukul 17.10.00 wib saat itu seorang pasien tidak mampu yang berinisial (ctr) warga desa cipadang kecamatan gedung tataan dengan kondisi cukup lemas dan mengkhawatirkan dengan diantar oleh ibu dan bapaknya masuk di rumah sakit umum kabupaten pesawaran.

Berharap dengan kondisi yang cukup menghawtirkan pasien yang berinisial (ctr) bisa mendapat perawatan yang isentif, namun apa yang terjadi berdalih tidak ada kamar untuk kategori orang tidak mampu kelas 3 katanya tidak ada kamar kosong,
dengan kondisi dan keadaan yang sangat memperhatikan dan bingung harus bagaimana melihat kondisi anaknya yang cukup menghawatrkan ibu dan bapak dari pasien sempat memohon dan memelas kepada dokter dan perawatan sekiranya anaknya bisa ditangani setidak-tidaknya dikasih obat sementara atau perawatan yang lain namun dengan berbagai alasan dokter jaga dan perawat yang ada benar-benar tidak bisa memberikan perawatan apa-apa bahkan hampir satu jam pasien dibiarkan berbaring tanpa ada pertolongan apa-apa yang lebih tidak manusiawi lagi dengan kondisi pasien yang cukup menghawatirkan para dokter jaga dan perawat yang ada meninggalkan pasien begitu saja, setelah itu mereka enak enak duduk ngobrol sambil makan cemilan tambah bingung kedua orang tua dengan melihat kondisi anaknya sambil menangis kedua orang tidak mampu ini memapah anaknya keluar dari rumah sakit.
di jam yang sama kebetulan di tempat itu ada salah satu awak media yang menyaksikan kejadian tersebut, media bhayangkara.news.24 yang merupakan juga adalah koordinator liputan provinsi lampung.
saat itu awak media mendengar percakapan dari ibu pasien dan para dokter jaga.
saat keluar ruangan ibu pasien yang berinisial (Ning)
saat di temui awak media bhayangkara.news provinsi lampung menyatakan” ya pak saya sangat sedih ngliat kondisi anak saya, saya sudah memohon dan memelas kepada dokter dan perawat kalopun kamar kelas 3 penuh saya paham tapi tolong setidaknya anak saya bisa di kasih obat atau gimana biar sedikit mengurangi rasa sakit di tubuh anak saya tapi katanya dokter tetep ga berani, bahkan agak lama anak saya dibiarkan terbaring dengan kondisi lemah sambil merintih kesakitan, lebih menyakitkan lagi dokter dan perawat yang ada pada duduk sambil makan cemilan.”
dengan kejadian ini menambah citra buruk rumah sakit umum kabupaten pesawaran dengan penanganan yang tidak manusiawi yang dilakukan oleh beberapa oknum dokter dan perawat jaga.
berharap dengan kejadian ini pemerintah daerah bisa mengambil tindakan kepada kepala rumah sakit kabupaten pesawaran sekiranya bisa memberikan sanksi sanksi yang berat kepada oknum perawat dan dokter yang bekerja tidak bisa melayani secara maksimal sesuai dengan apa yang sudah jadi tanggung jawabnyw
bhayangkara.news.24 provinsi Lampung(Egi)
memberitakan



