JAKARTAbhayangkaranews24.id, Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), Cak OFi, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polda Metro Jaya bersama Bareskrim Polri dalam menangani kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus yang menjadi perhatian publik.

 

Dalam keterangannya, Cak OFi menilai langkah cepat aparat dalam melakukan penyelidikan menunjukkan komitmen penegakan hukum yang profesional dan akuntabel.

 

“Kami mengapresiasi keseriusan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus ini. Penanganan yang cepat dan terukur menjadi bukti kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

 

 

Penanganan Kasus Masih Berproses

 

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa penanganan perkara masih terus berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, hingga pengumpulan alat bukti.

 

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan menggunakan pendekatan scientific crime investigation guna memastikan setiap fakta yang diungkap memiliki dasar hukum yang kuat.

 

“Seluruh tahapan dilakukan secara objektif berdasarkan alat bukti dan keterangan yang sah, serta dilaksanakan secara profesional dan transparan,” ujarnya dalam keterangan pers.

 

 

Terduga Pelaku Masih Didalami

 

Dalam proses penyelidikan, aparat kepolisian telah mengidentifikasi sejumlah pihak yang diduga terlibat, dengan inisial antara lain R dan D. Namun demikian, polisi menegaskan bahwa proses pendalaman masih terus dilakukan untuk memastikan peran masing-masing pihak secara hukum.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pihaknya berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada publik.

 

Langkah ini dilakukan guna menjaga asas praduga tak bersalah serta menghindari spekulasi yang dapat mengganggu jalannya proses hukum.

 

 

Penyidikan Libatkan Sejumlah Saksi

 

Selain itu, jajaran kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memperkuat konstruksi perkara. Pendalaman dilakukan secara menyeluruh, termasuk penelusuran kronologi kejadian serta keterkaitan antar pihak.

 

 

Dorongan Pengungkapan Secara Menyeluruh

 

Menanggapi perkembangan tersebut, Cak OFi berharap agar proses hukum dapat berjalan hingga tuntas, termasuk mengungkap motif serta pihak-pihak yang diduga terlibat di balik peristiwa tersebut.

 

“Kami mendorong agar penanganan kasus ini dilakukan secara menyeluruh dan transparan, sehingga memberikan rasa keadilan bagi korban dan masyarakat,” tegasnya.

 

 

Ajakan Jaga Kondusivitas

 

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

 

“Mari kita percayakan proses ini kepada aparat penegak hukum, serta bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.

 

 

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus menjadi perhatian publik sekaligus ujian bagi penegakan hukum di Indonesia. Profesionalitas aparat serta dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mengungkap perkara secara terang dan berkeadilan.

 

“Kami yakin, dengan proses yang transparan dan akuntabel, keadilan akan dapat ditegakkan,” pungkas Cak OFi.

 

 

 

(AM-212)