Tangerang – bhayangkaranews24.id, Ketua Tanfidziah PWNU Provinsi Banten, , melaksanakan ziarah ke makam ulama kharismatik yang berlokasi di Jl. Raya Mauk–Rajeg, Kampung Gunung RT 02/01, Desa Sasak, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Ziarah ini menjadi momentum penting dalam meneladani perjuangan para ulama terdahulu, khususnya KH. Najihun yang dikenal sebagai salah satu juru tulis dari ulama besar Nusantara, . Peran beliau dalam mendokumentasikan karya-karya keilmuan menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga transmisi ilmu Islam dari generasi ke generasi.

Selain kiprah intelektualnya, KH. Najihun juga memiliki hubungan nasab yang erat dengan keluarga Syekh Nawawi. Beliau menikah dengan cucu Syekh Nawawi, yakni Nyi Salma binti Rukayah binti Syekh Nawawi, yang semakin memperkuat ikatan keilmuan dan kekeluargaan dalam tradisi ulama Ahlussunnah wal Jama’ah di Banten.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Abi Hafiz Gunawan mengajak masyarakat untuk terus menjaga tradisi ziarah kubur sebagai bagian dari penghormatan terhadap ulama sekaligus sarana mengingat kematian dan meneguhkan spiritualitas. “Ziarah ini bukan sekadar ritual, tetapi bentuk tawassul dan penghormatan kepada para pewaris ilmu Nabi yang telah berjasa besar dalam membimbing umat,” ungkapnya.

Tradisi ziarah kepada para ulama memiliki landasan kuat dalam khazanah kitab klasik Ahlussunnah wal Jama’ah. Dalam kitab I’anatuth Thalibin, dijelaskan bahwa ziarah kubur dianjurkan untuk mengambil pelajaran (i’tibar) dan mendoakan ahli kubur. Demikian pula dalam Al-Adzkar karya Imam Nawawi, ziarah menjadi sarana menghidupkan hati dan mengingat akhirat.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan pembacaan doa dan tahlil, diiringi harapan agar keberkahan para ulama senantiasa mengalir kepada masyarakat, khususnya warga Nahdliyyin di Banten.

“Berkah, berkah, berkah. Aamiin,” tutup KH. Abi Hafiz Gunawan dengan penuh harap.

 

(AM-212)