JAKARTA Bhayangkaranews24.id
Jumat, 08 Agustus 2025
suara para pelajar menggema lantang di Amphiteater DPD Golkar DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, dalam ajang “Mimbar Bebas Pelajar Jakarta: Suara Pelajar, Arah Masa Depan Jakarta” pada Jumat (8/8/2025). Acara ini menjadi wadah bagi para pelajar dari berbagai SMA dan SMK untuk menyampaikan orasi seputar isu-isu aktual yang mereka hadapi di Ibu Kota.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh DPD Golkar DKI Jakarta ini turut dihadiri oleh Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta Basri Baco, politisi muda Partai Golkar M. Fauzan Irvan, serta puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Jakarta.
Enam Orator Pelajar Suarakan Isu Krusial

Sebanyak enam orator pelajar tampil secara bergantian menyuarakan keresahan dan gagasan mereka:
Sherin Ibrahim (Ketua OSIS SMAN 10 Jakarta) menyoroti persoalan banjir, kemacetan, dan rendahnya kesadaran masyarakat terkait pemilahan sampah.
Bilal Ahmad Zabidi (Ketua MPK SMAN 97 Jakarta) menekankan pentingnya menjadikan Jakarta sebagai kota yang inklusif untuk pelajar, serta perlunya kurikulum yang mendukung potensi generasi muda.

Malik Abdul Aziz (Ketua OSIS MAS Persis PPI 69) mengangkat isu polusi udara dan dugaan korupsi dalam distribusi dana pendidikan seperti KJP, KJMU, dan dana BOS.
Arsya Subhan (Ketua OSIS MAN 14 Jakarta) meminta peremajaan armada bus demi keselamatan pelajar, serta mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis yang dinilai belum sepenuhnya gratis.
Pandu Priambudi (Wakil Ketua Forum OSIS SMK Jakarta) menyoroti kurangnya fasilitas praktik di sekolah kejuruan yang berdampak pada kualitas lulusan SMK.

Ratu R. Fadhillah (SMA Angkasa 1) menyampaikan pentingnya menghapus stigma terhadap perempuan dan mendorong peran aktif perempuan di ruang publik dan politik.
Pelajar Minta Pemprov Jakarta Dengarkan Suara Mereka

Para pelajar secara tegas meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan. Mereka berharap agar program seperti KJP, Makan Bergizi Gratis, serta pembangunan dan perbaikan fasilitas publik dijalankan secara adil, transparan, dan merata.

Basri Baco: Jangan Anti Politik

Dalam sambutannya, Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta Basri Baco mengajak para pelajar untuk tidak menjauhi politik, melainkan mulai mengenalnya sejak dini.

> “Belajar tentang politik itu sedini mungkin supaya tidak salah arah. Politik itu dari bawah sampai atas, semuanya berkaitan dengan kehidupan kita,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara:

> “Jangan pernah anti sama politik. Jangan anti sama partai politik. Tapi ayo kita hidup dengan politik supaya kita tahu mana hak kita dan mana kewajiban kita.”

Sebagai penutup, Basri menekankan bahwa Golkar adalah partai yang terbuka untuk semua kalangan, termasuk generasi muda.
Golkar adalah partai terbuka. Terima kasih sudah mampir dan bersuara di sini,” tutupnya.

Laporan:
joSSer (RH 238)i Bhayangkaranews24.id