6 Kepala Desa gruduk PT.Satoria Aneka Industri,limbah cair di buang ke aliran sungai.
Pasuruan – Bhayangkaranews24.id,Ratusan warga dari Enam desa yang meliputi Desa Pacar keling, Desa Kebotoan, Desa Wrati, Desa Pukul, Desa Mulyorejo dan Desa Plinggisan menggelar aksi demo besar-besaran di depan PT.Satoria Aneka Industri yang beralamatkan di Jl. Raya Kejayan – Purwosari KM. 16, Desa Sambisirah Selatan, Kecamatan. Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (18/10/23) pukul 09.00 Wib.

Aksi Demo tersebut, bukan tanpa alasan. Pasalnya, sungai welang yang bisanya dimanfaatkan warga desa yang di lewati sungai tersebut untuk mandi, apalagi di musim kemarau seperti ini, kini air sungainya menjadi berwarna keru dan berbau busuk dan bikin gatal -gatal akibat Limbah cair industri PT.Satoria yang di buang ke aliran sungai Welang.
Dalam orasinya, para pendemo membentangkan berbagai spanduk salah satunya bertuliskan “Limbahmu Beracun”. Adapun tuntutan para pendemo antara lain
1. Menuntut PT. Satoria Aneka Industri menutup pipa pembuangan limbah cairnya ke aliran sungai Welang, karena warga sudah tidak bisa memanfaatkan air sungai yang sudah tercemari limbah industri.
2. Mereka meminta pertanggung jawaban pihak perusahaan selama bertahun-tahun menyuguhi limbah yang tidak sesuai baku
Aksi Demo tersebut, bukan tanpa alasan. Pasalnya, sungai welang yang bisanya dimanfaatkan warga desa yang di lewati sungai tersebut untuk mandi, apalagi di musim kemarau seperti ini, kini air sungainya menjadi berwarna keru dan berbau busuk dan bikin gatal -gatal akibat Limbah cair industri PT.Satoria yang di buang ke aliran sungai Welang.
Dalam orasinya, para pendemo membentangkan berbagai spanduk salah satunya bertuliskan “Limbahmu Beracun”.
Ditengah-tengah orasi beberapa perwakilan warga yang terdiri dari enam orang kepala Desa dimana mereka mewakili desanya masing-masing masuk ke perusahaan untuk melakukan mediasi.
Perwakilan kepala Desa dari tiap-tiap desa keluar dari perusahaan. Salah satu ketua koordinator pendemo (korlap) mengatakan ke warga, bahwa hasil dari mediasi dari perusahaan belum ada titik temu karena kami di temui oleh pegawainya saja, sedangkan Manager PT. Satoria saat ini masih ada di Jakarta.
“Saat ini belum ada titik temu dari mediasi yang kami lakukan dengan perusahaan, nanti jam satu pihak Forkopimcam melakukan koordinasi di Polres Pasuruan,” ucapnya sambil memenangkan para pendemo.
Akhirnya para pendemo membubarkan diri, meski apa yang di harapkan tidak sesuai yang di inginkan. Aksi demo berjalan aman, kondisi dan tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian yang berjaga di luar gerbang perusahaan.( HeryBN24-277)



