Kab.Tegal, bhayangkaranews24.id- Hasil dari pembangunan rabat beton yang ada didesa Babakan kecamatan Kramat dengan nilai anggaran sebesar seratus sepuluh (110) juta yang dianggarkan dengan menggunakan dana desa tahun 2024 diduga diborongkan kepada pihak lain. Akibatnya hasilnyapun kurang baik. Karena, belum lama dikerjakan, kondisi cor/rabat beton sudah mengalami keretakan dan pecah.

Menurut keterangan dari sslah seoeang tokoh masyarakat setempat yang namanya tidak mau disebutkan memberikan keterangan jika kualitas pembangunan rabat beton kurang bagus. “Ada dugaan pengerjaan diborongkan mas”, ucapnya.

 “Awal Pengerjaan Cor, Tanpa Lantai Dasar (B-nol)”

 

Ditemui di Kantor Desa, Sekretaris Desa (Sekdes) Babakan, Siti Fatiha membenarkan dengan memberikan keterangan bahwa yang melaksanakan pembangunan rabat beton tersebut adalah pihak lain (pemborong).

“Pelaksana pembangunan cor/rabat beton tersebut di pihak ketigakan (diborongkan_red) mas”, ucap Fatiha sembari menunjukan selembar kertas yang menurutnya adalah Surat Perintah Kerja (SPK) untuk pemborong. Namun, saat wartawan mau memfoto.surat tersebut Fatiha melarang.

Sedangkan Pelaksana Kegiatan Anggaran (PKA) pemerintahan desa Babakan, Ali, ketika ditanya tentang mekanisme pengalihan pelaksanaan pembangunan yang diborongkan kepada pihak lain, dirinya tidak mau memberikan keterangan. (Rabu,15 Mei 2024)

“Saya hanya menjalankan perintah pimpinan”, Ucap Ali singkat.

Terpisah, menurut keterangan Ketua Badan Pengawas Desa (BPD), Sugito mengatakan terkait pelaksanaan pembangunan rabat beton dirinya belum mengetahui. “Saya belum tau, pihak Kecamatan belum memberikan hasil monev”, ujarnya. (Iman-300)