Bhayangkaranews24.id .Penindakan Bea cukai Langsa bulan Oktober 2024 atas pelangaran kepabeanan , cukai dan Narkotika hasil kerja sama Beacukai, NIC Bareskrim Polri dan Subdenpom IM /1-2 Langsa.

Penindakan beruntun dibulan Oktober 2924 atas pelangaran kepabeanan cukai dan Narkotoka oleh Beac cukai Langsa .

Beacukai langsa terus memperkuat upaya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi wilayah Aceh melalui operasi pengawasan terhadap barang barang ilegal . Sepanjang bulan Oktober 2024, bea cukai langsa berhasil melakukan penindakan terhadap penyelundupan narkotika, barang impor ilegal dan peredaran rokok ilegal dengan total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan kurang lebih 165 milyar Rupiah.dan berikut rangkaian kronologi dan hasil dari setiap penindakan yang dilakukan.

23 Oktober 2024 ,beacukai Langsa bekerja dengan Tim dan intelijen terkait upaya penyelundupan narkotika jenis sabu keindonesia melalui perairan aceh Tamiang . Tim gabungan terdiri dari satuan tugas Narkotika ( narcotics investigation center / NIC ) bareskrim Polri direktorat interdiksi Narkotika DJBC kantor wilayah DJBC Aceh Kanwilsus DJBC kepri ,subdit patroli laut Dit . P2 DAN PSO BC Tanjung Balai Karimun.

Saat dilakukan pemeriksaan ,ditemukan 20 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu yang dikemas dalam bungkusan teh aksara china yang disembunyikan dibagian belakang kapal , selain itu turut diamankan 3 Orang pelaku yang berada diatas kapal tersebut beserta alat komonikasi nya.

Selanjunya penindakan cukai terhadap 42 karton rokok ilegal di aceh timur . 25 oktober 2024 ,bea cukai langsa mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan sebuah gudang yang digunakan untuk menyimpan rokok ilegal tanpa pita cukai didesa Grong – grong kecamatan darul aman aceh timur , dan tidak menenmukan satu orang pun yang berada dilokasi dan ditemukan rokok yang tidak dilekati pita cukai dengan merek H2 Classic.sebanyak 42 karton.

Lanjut dengan desa cinta Raja ,kecamatan bendahara Aceh tamiang barang bukti yang ditemukan satu unit kapal jenis HSCdengan mesin 5 X 200 PK. 22 kendaraan bermotor roda 2 dalam kondisi beksa. Empat ekor ular ,21 botol berisi kelabang ,tujuh kilo teh hijau merk cha tra mue ,dan 61 koli suku cadang ksndaraan bermitor.

Selanjutnya bea cukai Langsa mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah dengan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan .( jul / Nurmansyah)