Foto: Kapolres Minsel AKBP David Chandra Babega SIK.MH.

MINSEL – bhayangkaranews24.id – Gelaran perayaan hari raya Idhul Fitri bagi umat tinggal menghitung hari, dan sudah pasti ini berdampak pada semua kesibukan, baik masyarakat, pemerintah, tetlebih pihak keamanan.

Foto: Kapolres bersama inspektur upacara Bupati Minsel Franky Donny Wongkar.SH.

Untuk mengtisipasi semua permasalahan, maka Polres Minahasa Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Samrat 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026).

Foto: Gelaran Apel Ketupat di Mako Polres Minsel

Gelar apel Ketupat ini dilaksanakan di Lapangan Mako Polres Minsel, dan dipimpin oleh Kapolres Minsel AKBP David Chandra Babega SIK. MH dan yang menjadi inspektur upacara adalah bupati Minsel Franky Donny Wongkar, dan dihadiri juga oleh Wakapolres Jully Bandangan SH, dan unsur TNI.

Apel ketupat ini, merupakan suatu rencana strategi untuk menjaga stabilitas keamanan, lalulintas saat mudik, bahkan hingga menyediakan tempat istirahat bagi pengendara jarak jauh, maupun jarak dekat, baik mobil maupun motor saat merayakan hari rata idhul fitri.

Selain membacakan amanat dari Kapolri, Kapolres David Babega juga menghimbau kepada para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, agar jangan memaksakan diri jika kondisi mengantuk, merasa kelelahan, atau kondisi tubuh kurang sehat, karna bisa mengakibatkan kecelakaan, ucap Babega.

Sementara itu, dalam pembacaan amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres Minsel AKBP David Candra Babega S.I.K, M.H, disampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana prasarana serta penguatan sinergitas lintas sektor dalam rangka pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

“Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, baik dari sisi personel, sarana prasarana maupun sinergitas dengan seluruh stakeholder terkait, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, momentum Idul Fitri merupakan waktu yang sangat dinantikan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Oleh karena itu seluruh personel yang terlibat dalam operasi pengamanan diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Polres Minsel bersama seluruh instansi terkait berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik yang melakukan perjalanan mudik maupun yang merayakan Idul Fitri di Kabupaten Minahasa Selatan,” tambahnya.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait di seluruh Indonesia

Selain dihadiri oleh petinggi Polres Minsel, ikut hadir juga serta personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Basarnas, Damkar, Dinas Kesehatan, PLN, Telkom, Jasa Raharja hingga unsur organisasi kemasyarakatan.

Robby.