Medan
BhayangkaraNews24.id- Sebanyak 356 jemaah haji Kloter 14 yang terdata rincian rombongan berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai (Segei) dan Kota Medan dan Kabupaten Asahan. Telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2025 dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan penuh rasa syukur, di asrama haji medan pada Sabtu. 28 Juni 2025.
Menurut Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia ( TPIHI ) Kloter 14, Hasan Basri Arifin Menyampaikan secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan lancar dan khidmat.
Koter ini semula berjumlah 358 orang, dalam pelaksanaan puncak ibadah haji, satu jemaah dinyatakan wafat, dan atas nama Maisya masih menjalani perawatan intensif di Kota Mekkah karena kondisi sakit.
Ia mengakui bahwa terdapat sejumlah kendala teknis, terutama dalam hal transportasi dari Mekkah ke Madinah serta saat pelaksanaan wukuf di Arafah. Keterbatasan armada bus Syarika menjadi salah satu persoalan utama. Dari kebutuhan bus untuk satu kloter, juga tersedia bus cadangan, sehingga menyebabkan keterlambatan penjemputan jemaah hingga dini hari” ujar Hasan Basri
Kami sangat bersyukur, seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan baik, termasuk menyelesaikan shalat Arbain bahkan lebih dari 40 waktu berjamaah di Masjid Nabawi,” ungkapnya Kepada awak media saat di wawancarai di depan Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan.
“Beberapa jemaah harus menunggu sampai pukul tiga pagi untuk diberangkatkan. Bahkan, saat di Arafah, terjadi rebutan tenda. Namun alhamdulillah dengan sabar dan ikhlas seluruh jemaah Kloter 14 tetap mendapatkan layanan dan tenda yang layak,” jelasnya.
Hasan pun memberikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi serta Kanwil Kemenag Sumatera Utara. Meski jumlah petugas terbatas, pelayanan tetap dilakukan secara maksimal. Kami sebagai pembimbing juga turun langsung membina dan mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji,” tambahnya.
Sebagai pembimbing Ibadah di Arab Saudi pada tahun 2014, ia sudah berpengalaman dan berharap agar para jemaah dapat menjaga kemabruran haji sepulang ke tiba di rumah masing-masing. Haji bukan sekadar ibadah fisik, tetapi juga momentum perubahan diri. Mari kita jaga kemabruran haji ini dengan meningkatkan amal, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan hubungan dengan Allah SWT,” pesannya.
Kepulangan jemaah Kloter 14 disambut hangat oleh keluarga dan kerabat di tanah air, dengan harapan seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya nantinya” Tutup Hasan Basri
(n4g)



