Rapat Dengar Pendapat (RDP) FORKOPINCAM Natal dgn pihak Management PT SU di ruangan Kantor Camat Natal kamis 14/12/2023 belum menuai hasil.

 

Mandailing Natal, [bhayangkaranews24.id] – Kantor Desa Perkebunan Patiluban, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara diduga digembok Orang Tak Dikenal (OTK).

Kantor Desa Perkebunan Patiluban masih terkunci rantai gembok kamis 14/12/2023

Beredar informasi diduga OTK merupakan suruhan pihak Management PT. PSU (Perkebunan Sumatera Utara) pada Rabu (13/12/2023).

Kepala Desa Perkebunan Patiluban, Nurhalimah sudah menyampaikan informasi ini pada Rapat koordinasi Kecamatan (Rakorcam) kemarin di Kantor Camat Natal dengan agenda rapat koordinasi yang sekalian silaturrahmi Kapolsek Natal yang baru, IPDA Akmaluddin, S.H, M.H .

Dari laporan Kepala Desa Perkebunan Patiluban pada rapat koordinasi hari Rabu 13 Desember 2023 di Kantor Camat Natal, pihak Forkompimcam sudah menyikapi dengan menugaskan personil ke lokasi yaitu Personil Polsek Natal dan Personil Kacabjari Madina Di Natal untuk memastikan kebenarannya.

Melalui sambungan telepon, Kepala Desa Perkebunan Patiluban Nurhalimah membenarkan kejadian tersebut.
“Saya pernah disuruh datang melapor oleh Manager melalui Security kebun, Saya tidak mau datang karena belum ada surat mengundang saya selaku Kepala Desa,” ungkapnya.

Ketika ditanya terkait Kantor Desa, Kepala Desa mengatakan bahwa Kantor Desa tersebut sudah milik desa Perkebunan Patiluban, yang surat hibahnya lengkap.

“Saya sudah laporkan kepada bapak Camat Kecamatan Natal dan ini menunggu arahan lanjutan,” paparnya.

Rapat Dengar Pendapat antara pihak Forkopincam dengan pihak Management Kebun PT SU diruangan Camat Natal kamis 14/12/2023,
Selepas RDP pihak Media melakukan konfirmasi kepada pihak management PT SU terkesan arogan tidak bersedia di konfirmasi sembari berjalan cepat mengatakan kepada awak Media, ‘nanti saja tidak ada yg perlu dijelaskan, ucapnya.
Hingga berita ini di terbitkan Kantor Desa Perkebunan Patiluban masih tergembok pihak management perusahaan tidak bersedia membuka kunci rantai gembok, tidak tau apa alasannya hingga terjadi penguncian kantor tersebut
(Rajasobu)