https :// Bhayangkara news 24. id/Kelurahan Dalik Raya, kecamatan Raya kabupaten Simalungun,(5 Maret 2026 telah mengadakan kegiatan gotong royong bersih bersih sampah di lingkungan  sekitaran perkantoran kelurahan .

 

dalam hal ini ;sesuai instruksi Bupati Simalungun DR,H,Anton Achmad Saragih,menyatakan bahwa kecamatan Raya adalah ibu kota kabupaten Simalungun,supaya menjaga kebersihan lingkungan dan ramah akan lingkungan di setiap perkantoran,begitu juga di lingkungan masyarakat sekitar nya,sebab apabila lingkungan  tidak kita jaga kebersihanya maka akan ada nantinya wabah penyakit seperti jentik jentik nyamuk ,lalat,dan sebagainya yang mengakibatkan terjadinya proses mudahnya penyakit masuk ke dalam tubuh kita masing masing.

 

Kegiatan gotong royong bersih sampah ini di pimpin langsung oleh Lurah Dalik Raya,(Edi Erwanto SE,bersama staf kelurahan,dengan semangat bergotong royong  pungut sampah.

 

Edi Erwanto SE, menyatakan,sampah bukan lagi sekadar persoalan estetika atau  bau tidak sedap,sampah ini secara tidak langsung melakukan ancaman serius bagi kesehatan kita,

dan harus kita jaga keberlangsungan kebersihan lingkungan kita katanya.

 

Dan Edi Erwanto menambahkan,kelurahan Dalik raya khusus nya kecamatan Raya yang merupakan pusat pemerintahan kabupaten Simalungun harus kita jaga ke asrianya yang di desut sebagai kota pelajar.

 

persoalan sampah kini telah mencapai titik yang mengkawatirkan.

 

Kita tidak bisa lagi berpangku tangan atau sekadar menyalahkan pemerintah daerah.sudah saat nya masyarakat aktif mengambil peran dalam pengelolaan sampah dari hulu,yakni dari rumah tangga kita masing masing.

 

Masyarakat harus mulai menyadari bahwa sampah bukanlah” barang hilang”setelah di lempar ke tempat sampah.

kita perlu mengaktifkan kembali semangat gotong royong dan kemandirian dalam mengolah limbah sampah melalui langkah nyata.

Dan lurah Dalik Raya juga menambahkan sebelum mengakhiri penbicaraanya menyatakan, stop bakar sampah dan membuang ke paret,

Kebiasaan membakar sampah hanya merusak kualitas udara yang kita hirup,sementara membuang sampah ke paret adalah mengundang terbuka bagi bencana banjir bandang,namun realitanya kita masih sering menjumpai tumpukan sampah di pinggir jalan,drainase yang tersumbat plastik,hingga pembuangan liar di lahan lahan kosong.

Jika kondisi ini di biarkan,identitas kelurahan dalik raya, khusus nya kecamatan Raya,sebagai pusat peradaban Simalungun akan tercoreng oleh polusi dan ketidakteraturan katanya.

 

Demikian(Tp.Simarmata)