Medan Labuhan,

Bhayangkaranews24.id- Pimpinan Unit Kerja (PUK) khusus KIM 2 berinisial TS Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, bersama anggotanya di duga di intimidasi sejumlah puluhan pria berbaju preman disebuah warung Kawasan Industri Medan (KIM), Kamis (09/01/25) sekitar pukul 12.00 WIB

Berdasarkan dari Video yang diterima dari awak Media Ini, tampak puluhan pria tersebut datang beramai-ramai menemui Ketua PUK Serikat Pekerja Khusus KIM 2 (TS) dan beberapa anggota Serikat Pekerja saat di sebuah warung tersebut hingga terjadi argumen perdebatan.

Menurut Ketua PUK Serikat Pekerja (TS), mengatakan bahwa argumen tersebut berawal setelah dirinya bersama teman teman yang lain mengadakan audiensi ke pihak gudang ptpn IV yang ada di Kawasan Industri Medan (KIM) sebagai wilayah kerja bongkar muat, dan sangat terkejut serta kecewa dengan adanya pihak lain di tempat itu.

Hal tersebut di sampaikan Setelah makan siang selesai. Pada saat kami ke sebuah warung dilokasi Kim dan duduk, tak lama datang oknum berpakaian preman rame-rame datang. Itulah kronologi nya bang. Disitu kami mendapat perlakuan tidak baik, kami terkesan di intimidasi dengan bermacam omongan sambil memukul-mukul meja hingga berkali-kali,”jelasnya kepada wartawan, Jum’at (10/01/25) dikediamannya

Apa penyebabnya Bang, sehingga sempat argumen perdebatan dengan massa tersebut, tanya wartawan , Ketua PUK Serikat Pekerja, menjawab mereka yang katanya ngurusin kerjaan di situ.Jadi mereka merasa tidak terima. Tapi Alhamdulillah, kami bersabar menjelaskannya Bang.

Dan tentunya saya sangat kecewa sekali bang, sebagai Serikat pekerja merasa dihalang-halangi oleh massa tersebut dan merasa dirugikan.Jadi kedatangannya itu kami merasa terzolimi, seharusnya mereka tidak melakukan seperti itu,”ucap TS, kesal

Ketua PUK Serikat Pekerja Khusus kim2 menambahkan kedepannya harapan saya ke gudang itu bang. ya bermitra. Dengan Menjalin kerjasama sesuai dengan fungsinya yaitu tenaga kerja bongkar muat. Kalau kita baik sama pihak pergudangan atau pun perusahaan serta tidak membuat resah maka kita akan mendapatkan fasilitas kenyamanan dari pihak pergudangan atau pun perusahaan tersebut.

Sekali lagi harapan saya kepada anggota, serikat pekerja, Saya ingin berupaya tetap solid khususnya untuk wilayah khusus KIM 2 dan akan bisa mensejaterakan dengan adanya kami di Kawasan Industri Medan.”tutupnya.

(n4g)