Foto rangkaian pelaksanaan pelantikan anggota pantalih 

 

MINSEL – bhayangkaranews24.id – Menjelang pemilihan umum serentak kepala daerah baik Gubernur maupun Walikota/Bupati, se indonesia yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melakukan pelantikan kepada ) 730 Panitia Pemutahiran Pemilih (Pantarlih).

Kegiatan ini dilaksanakan di halaman kantor bupati Minsel dan dihadiri Ketua KPU Minsel Tommy Moga beserta jajaran komisioner KPU, Perwakilan dari Pemkab Minsel yang dihadiri oleh Sekda Glady Kawatu, Forkopimda, tokoh agama, dan ratusan Pantarlih.

Penandatanganan sumpah dan janji anggota pantarlih 

Pelaksanaan pelantikan Pantarlih ini, dilaksanakan secara serentak se provi si Sulawesi Utara pada hari ini Senin 24 juni 2024.

Gelaran pelantikan ini, merupakan persiapan panitia penyelenggara pemilu nanti, maka mereka melantik ratusan tenaga yang siap membantu bekerja untuk mensukseskan pemilukada nanti.

Ketua KPU Tommy Moga memakaikan rompi pantarlih secara simbolis kepada anggota pantarlih yang baru di lantik 

Ditandai dengan pengambilan sumpah, pembacaan tugas pantarlih dan pemasangan rompi kepada para peserta yang dilantik, oleh ketua KPU Minsel beserta jajaran Forkopimda.

Saat membawakan sambutan, Tommy Moga selaku ketua KPU Minsel mengatakan bahwa Patut kita bersyukur kepada Tuhan yang maha kuasa, karna bisa melaksanakan apel akbar pantarlih se kabupaten Minahasa Selatan.

Sebagai Pantarlih, ini merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan pilkada tahun 2024, kerja dari bapak ibu, hasilnya akan menjadi hasil kecamatan, kabupaten, provinsi, bahkan se Indonesia, lanjut Tommy.

Saya sangat mengharapkan kerja dari bapa/ ibu dengan baik dan benar, karna baru baru ini, KPU baru saja mendapat penghargaan, bahwa KPU mendapat kepercayaan publik yang baik, yaitu 74 persen, yang pada awal tahun 2022, selitar 73 persen, dan kemudian di awal tahun 2024, turun menjadi 62 persen, namun pada saat ini, naik menjadi 74 persen.

Itu artinya bahwa masyarakat mempercayai kita semua sebagai penyelenggara pemilihan umum, oleh karena itu, kerja dari bapak ibu sebagai pantarlih, akan menentukan kepercayaan masyarakat terhadap KPU kedepan, lanjutnya lagi.

Satu saja pemilih yang tidak terdata, bisa merusak citra KPU, bisa menyebabkan hal hal yang tidak kita inginkan.

Oleh sebab itu, kami komisi pemilihan umun kabupaten minahasa selatan, sangat mengharapkan kerjasama kita semua, baik PPK,PPS, maupun bapak/ ibu pantarlih.

Dan untuk pantarlih, akan dilaksanakan Bimtek selama 10 hari, meskipun masa tugas pantarlih selama 1 bulan, dan diharapkan, data yang didapatkan oleh tim pantarlih, merupakan data yang Valid.

Dan harus menjadi perhatian, bahwa, data yang tidak valid, akan berpengaruh pada logistik, juga berpengaruh pada penganggaran nanti di pelaksanaan Pilkada, dengan demikian, bahwa banyak hal yang bapak ibu harus kerjakan untuk menghadapi pilkada nanti.

Menutupi sambutan, Tommy memberikan semangat kepada peserta/ anggota Pantarlih sambil mengucapkan selamat bekerja, tutup Tommy Moga.

 

Robby.