Tulang Bawang bhayangkaranews24.id Petani singkong berasal dari tiga kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji Lampung akhir nya bersatu melakukan upaya turun ke empat pabrik tapioka yang beroperasi di wilayah Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat Lampung.
Hal itu dilakukan para petani singkong dari tiga kabupaten yang tergabung di perkumpulan umbi kayu seluruh indonesia tiga kabupaten yang kecewa kepada PT dan CV Tapioka yang berada di wilayah tiga kabupaten yang tidak segera merealisasikan surat keputusan bersama ( SKB ) PJ Gubernur Lampung,DPRD dan perwakilan petani singkong seluruh Lampung,dilakukan para petani singkong dari Kabupaten Mesuji serta Way Kenanga Tuba Barat dimulai dari titik kumpul di patung tani selamat datang Mesuji untuk bergabung dengan para petani singkong dari Kabupaten Tulang Bawang yang sudah berada dilapangan Banjar dewa pada kamis ( 23/1/2025 ) sekira pukul 8,30 WIB.
Perjalanan para peserta aksi petani singkong jilit tiga di kawal ketat personil kepolisian dari masing masing Polres yang berada di tiga kabupaten di wilayah hukum Polda Lampung ,Polres Mesuji, Polres Tulang Bawang dan Polres Tulang Bawang Barat.

Salah satu peserta aksi wakil petani singkong dari mesuji yang juga didampingi para petani singkong dari Way Kenanga Tuba Barat yang dapat di temui wartawan mengatakan bahwa tidak akan berhenti terus akan berjuang meminta kepada seluruh PT dan CV perusahan tapioka yang beroperasi di tiga kabupaten dapat segera melaksanakan SKB Gubernur Lampung terkait harga singkong.
” kami petani singkong dari mesuji dan Tulang Bawang Barat akan bergabung dengan petani singkong dari Tulang Bawang siap melakukan upaya turun dan mendatangi pabrik tapioka yang beroperasi di tiga kabupaten ,kami akan menanyakan kenapa sampai hari ini belum merealisasikan SKB Gubernur Lampung apa yang harus di tunggu lagi apakah harus menunggu kami petani singkong lampung bersatu untuk mengadukan nasib kami ke Bapak Presiden Prabowo,” ungkap nya.
Peserta aksi petani singkong dari tiga kabupaten yang berkumpul di lapangan Banjar Dewa akhirnya bergerak secara serentak menuju perusahan tapioka yang berada di Tulang Bawang yaitu PT SAM Banjar dewa, PT Sinar Laut Banjar Agung, PT BW Banjar Margo dan berakhir CV Agri Satrach di Indraloka II Way kenanga Tulang Bawang Barat pada pukul 16,15 WIB .
Dari pantauan wartawan yang terlibat menyatu dan berada ditengah tengah para aksi akhirnya didapat keterangan dari ke empat perusahan tapioka yang didatangi petani singkong,sepakat membuat pernyataan tertulis yang isi nya menyatakan,bahwa dari ke empat perusahan tapioka yang didatangi peserta aksi menyatakan siap melaksanakan surat keputusan bersama ( SKB ) Pj Gubernur DPRD dan perwakilan petani singkong seluruh Lampung apa bila didapat dikemudian hari empat perusahan itu tidak merealisasikan SKB itu atau dengan sengaja melanggar maka empat perusahan tapioka itu siap tidak beroperasi atau ditutup.
Kadek Tike kordinasi Lapangan ( Korlap ) dari kabupaten Mesuji yang saat itu bersama Korlap dari Way Kenanga Tuba Barat, Junaedi S.H mengatakan pada wartawan bahwa perjuangan para petani singkong belum berakhir hanya dengan dibuat nya surat pernyataan empat perusahan pabrik tapioka itu, akan tetapi petani singkong wajib mengawal agar pelaksanaannya benar benar sesuai dengan SKB Gubernur Lampung.
” Kawan kawan sodara ku petani singkong se Lampung kita yang disini bukan berasal dari anak pejabat atau PNS kita yang hadir dan berada di dalam aksi petani singkong Lampung jilit tiga ini mutlak anak petani khusus nya petani singkong kalau bukan sekarang kapan lagi kita berjuang merubah mencari keadilan untuk nasib para petani singkong,saya yakin tidak seluruh petani singkong 100 % mau ikut dan hadir dalam aksi ini tapi yakin lah kawan kawan ketika perjuangan ini berada dalam puncak keberhasilan bukan kita saja semua petani akan sejahtera tidak perlu berharap kepada manusia Tuhan yang maha esa yang akan memberi balasan kebaikan kawan kawan sodara ku petani singkong mari terus berjuang “, pungkasnya.
( Junaedi S.H Kapewil Lampung )



