Medan-Belawan,
Bhayangkaranews24.id kamis 13 Juni 2024 Upaya penurunan angka stunting tidak hanya dengan pemberian makanan tanbahan sehat padat bergizi kepada anak stunting,
namun juga perlu didukung dengan memberikan sosialisasi dan edukasi gizi kepada ibu hamil untuk mencegah lahirnya bayi stunting.

Menyadari pentingnya hal tersebut, Pelindo bekerjasama dengan Kecamatan Medan Belawan menggelar Sosialisasi dan Edukasi Gizi kepada 218 orang ibu hamil di Kecamatan Medan Belawan, pada Rabu 12 dan 14 Juni 2024 mendatang
Berdasarkan data dari pihak kecamatan Medan Belawan saat ini ada 218 orang ibu hamil di Kecamatan Medan Belawan dan 77 orang diantaranya mengalami kekurangan energi kronik dan anemia atau termasuk ibu hamil beresiko stunting. Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya ibu hamil sehingga mendukung percepatan penurunan angka stunting serta memperbaiki pola asuh.
Dalam keterangan Persnya, Dr.Rina Faryska Effendy dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara Didampingi Dr. Helena Rugun Nainggolan dari Dinas Kesehatan Kota Medan menyampakan pentingnya pencegahan stunting dan pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan (HPK), yang dimulai dari awal kehamilan sampai anak berusia 2 tahun.1000 HPK yang optimal dan pengasuhan yang baik dapat mencegah terjadinya stunting dan anak tumbuh optimal.
pantauan dilapangan, Para peserta sosialisasi dan edukasi gizi yang didominasi oleh ibu hamil berusia 20-30 tahun terlihat antusias mengikuti edukasi tersebut. Pada kesempatan itu, Salah seorang peserta warga dari Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan-Belawan merasa sangat senang mengikuti acara tersebut
“Saya senang bisa mengikuti acara ini bang dan berharap Pelindo juga turut membantu pemberian gizi bagi ibu hamil di Belawan, terutama bagi mengalami kehamilan berisiko stunting,”harapnya.(n4g)



