Fhoto: Ilustrasi
MINSEL – bhayangkaranews24.id – Keresahan para hukum tua mulai nampak setelah memasuki enam bulan gaji mereka belum terbayarkan.
Mereka mulai mengeluhkan akan kondisi gaji mereka yang hingga saat ini, di penghujung bulan april 2025, belum dibayarkan, padahal mereka selalu dan selalu melaksanakan tugas mereka sesusi aturan yang ada.
Keluhan dan curhatan mereka, pada umumnya adalah hukum tua definitif, yang notabene mempunyai keluarga istri dan anak.
Sudah memasuki enam bulan, gaji kami belum terbayarkan, padahal kami juga punya keluarga istri dan anak anak, kalau hanya untuk biaya makan, pasti masih bisa kami penuhi, medkipun kami harus banting tulang dengan cara kami yang penting bukan mencuri, tapi kami punya anak yang betdekolah, bahkan ada yang kuliah, ucap salah satu hukum tua.
Status kami hukum tua definitif, jangan samakan dengan yang Penjabat hukum tua,,mereka itu ASN, yang tiap bulan sudah pasti akan gajian, tapi kami,,? ungkap seorang kumtua lagi.
Jangan hanya menilai kinerja kami, kalau ada masalah, langsung diviralkan, kalau ada kesalahan sedikitpun, kami di tegur, padahal kami bekerja, berhadapan langsung dengan masyarakat, tapi kenapa gaji kami belum diberikan,,?? lanjut yang lain.
Kami mohon kalau bisa, pemerintah bisa memperhatikan keluhan kami, karna ini menyangkut kebutuhan keluarga kami, anak anak kami. ucap mereka para hukum tua.
Robby.



