Bhayangkaranews24. id – Bengkulu Utara Aksi Hampir gebuk jurnalis yang dilakukan oleh oknum kades , Wilayah kecamatan kerkap menuai kecaman dari sekjen Ormas laki (lembaga anti korupsi) Bengkulu Utara.

Melalui jaringan seluler sekjen dari ormas yang bergerak dibidang anti korupsi ini mempertanyakan runut kejadian aksi hampir gebuk jurnalis yang lokasi kejadian berada di eks gedung perpustakaan yang sekarang disebut sebagai sekretariat forum persatuan komunikasi kepala desa kecamatan kerkap.
Sekjen Ormas laki mempertanyakan kenapa hanya gara-gara diduga mengirim photo ke salah satu group WhatsApp saja mereka menjadi ketakutan hingga bereaksi begitu keras.
“, apakah kegiatan pertemuan mereka ilegal sehingga tidak boleh bocor ke pihak lain. Sedangkan yang berkumpul adalah para pejabat kepala desa hingga camat dan puluhan pimpinan Media online “, cecar Buyung Karim bernada gemas.
Ditambahkan lagi oleh sekjen Ormas laki : “, jika saja itu kesalah pahaman terkait aksi hampir gebuk jurnalis,harus nya mereka lakukan klarifikasi secara gentleman bukan hanya oknum yang meminta maaf melalui telepon. Harusnya pelaksana kegiatan juga bertanggung jawab berikan klarifikasi “, Tandas Buyung Karim yang akrab memanggil dirinya sendiri Abang.

Seraya menurunkan intonasi pembicaraan Buyung Karim pun menyebutkan narasi yang menyebutkan dirinya berbicara : LSM,ormas dan jurnalis harus memahami tupoksi masing-masing itu , Bukannya Abang membantah narasi yang dikutip dari obrolan WhatsApp akan tetapi yang Abang maksud itu: pahami tupoksi ormas, LSM dan media , setelah paham dengan tupoksi Ormas, LSM dan media. lalu mari kita saling bergandengan tangan membangun Republik Indonesia dengan tidak saling berbenturan dilapangan.

“, jadi setelah tahu tupoksi masing-masing ya kita saling bahu-membahu,Bukan maksud Abang tuh LSM Idak tahu tupoksinya,atau media tidak tahu tupoksinya tetapi setelah saling paham, maka kita lanjutkan dengan bekerja, berusaha,berdoa berhasil seperti selogan Bengkulu Utara.

Abang tambahkan lagi Ya dek : Kalau yang masalah oknum kades hampir gebuk jurnalis di kecamatan kerkap itu memang tidak ada mereka berkoordinasi dengan Abang ,baik secara pribadi maupun Secara Langsung  dengan Abang ini ‘ Tatar “sekjen Ormas LAKI.

Sementara itu Iskandar Zulkarnain owner PT VOICE NEWS MEDIA yang bergerak di bidang portal berita Voice-bengkulu.com sangat menyayangkan peristiwa hampir gebuk jurnalis yang dilakukan oleh oknum kades lubuk jale di depan puluhan pimpinan media. “, peristiwa arogansi terhadap jurnalis didepan puluhan pimpinan media tidak terekspos atau mencari solusi terhadap insiden premanisme jurnalis . mestinya para pimpinan media online dan para kepala desa yang hadir meminta maaf dan memberikan klarifikasi bukan hanya diam saja ataupun seperti yang dilakukan oknum minta maaf melalui telepon “, ujar Iskandar yang biasa di panggil walangkekek ini.
“, Sekarang mana rekan-rekan media yang ada Dibengkulu Utara saat diberitakan ada jurnalis hampir digebuk oknum kades , Apalagi para pimpinan media yang ikut dalam pertemuan saat ada kejadian jurnalis hampir digebuk oleh oknum kades. ada apa .. ? “, tutup Iskandar.