Jembrana bhayangkaranews24.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan oleh Pondok Pesantren Syamsul Ma’arif Melaya memperlihatkan betapa pentingnya keterlibatan masyarakat dalam perayaan keagamaan. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, antusiasme masyarakat, tokoh agama, dan para santri sangat terasa dalam perayaan kali ini. Kehadiran tokoh ulama, tokoh agama, pejabat pemerintahan, para orang tua wali santri, dan warga masyarakat menambah semarak perayaan tersebut, dengan jumlah yang mencapai kurang lebih 150 undangan.

Maulid Nabi di Pondok Pesantren Syamsul Ma’arif merupakan salah satu contoh penerapan nilai-nilai toleransi dan kekeluargaan di lingkungan pesantren. Pengasuh PP. Syamsul Ma’arif, Ust.Dr.I Wayan Sritama, M.Pd.I., mengharapkan agar pondok pesantren ini menjadi jembatan toleransi beragama di Desa Melaya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya dan berkembangnya pondok pesantren ini hingga saat ini.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Syamsul Ma’arif dimeriahkan dengan penampilan grup hadrah Annahdzo Gilimanuk dan tarian Islami dari para santriwati. “Selain itu, kegiatan perayaan juga diisi dengan lomba telor male yang diikuti oleh seluruh santri laki-laki maupun perempuan secara berkelompok. Pemenang lomba tersebut mendapatkan hadiah berupa uang tunai dengan jumlah yang bervariasi,” ungkapnya.

(SA/e-200)