Kemiri – bhayangkaranews24.id, taswiran atau ihtifalan santri madrasah pondok pesantren atau majlis ta’lim, adalah warisan budaya Islam yang masih berjalan dan berlaku di sejumlah wilayah di kabupaten Tangerang provinsi Banten.

 

Taswiran adalah bentuk pentasisasi anak-anak santri madrasah Islamiyah (sekolah arab) di sebagian pondok pesantren dan majlis ta’lim yang ada dikabupaten Tangerang dan sekitarnya.

 

Ust. Syihabudin, S.Pd., selaku guru sekolah agama (sekolah arab) di pondok pesantren Nurul Muhibbin Pimpinan KH. Aspuri siang tadi mengatakan, “Alhamdulillah budaya seperti ini akan terus kami lestarikan, mengingat di zaman modern sekarang ini, yang kebanyakan anak-anak usia dini pada sibuk main handphone, justeru kami arahkan untuk belajar di waktu siang, supaya tidak tertinggal untuk menguasai BTQ di usia dini mereka. Agar kelak ketika mereka tumbuh besar nanti, sudah tidak kesulitan untuk belajar dan memahami Al-Qur’an.”Katanya.

 

Setelah pentasisasi anak-anak belajar berceramah diatas panggung, kebetulan kami juga mengadakan PHBI Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Alhamdulillah penceramahnya masih saudara kami juga, dengan begitu diharapkan anak-anak juga bisa merekam bagaimana cara berceramah yang baik di atas panggung .”imbuh Ust. Syihabudin.

 

(AM-212)