MITRA – bhayangkaranews24.id – Berawal dari penemuan sebuah bom mortir oleh seorang warga desa Silian pada selasa 27 Mei 2025, setelah di evakuasi bom mortir tersebut diledakkan pada rabu 28 Mei 2025.

Reaksi cepat dari anggota polsek Touluaan, untuk mengevakuasi bom mortir tersebut, mendapat pujian dari warga sekitar desa Silian.

Foto : Beberapa personil tim gegana

Penemu bomb mortir di perkebunan Pentuk oleh seorang warga yang bermaksud mengolah lahan pertanian bernama Denny Sandak, langsung di foto dan di posting di medsos, dan dilaporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini polsek Touluaan.

Foto: Tim Jibom sedang bereaksi meledakkan Bom

Mendengar kabar adanya penemuan Bom Mortir maka Aiptu Farol Hamusi langsung menuju ke TKP untuk mengevakuasi, dan memuat di sepeda motor yang dikendarainya.

Setelah disimpan semalam di polsek Touluan, dan dilaporkan ke Polres Minahasa Tenggara, maka tim Gegana unit Penjinak Bom (Jibom) langsung menuju ke polsek Touluaan untuk melakukan Disposal, atau melenyapkan bom tersebut dengan cara diledakkan.

Foto: Kapolsek Touluaan Iptu Verna Walewangko (Tengah) bersama pesonil

Tepat pukul 15: 30 waktu setempat, bom diledakkan yang bertempat di perkebunan Kelewaha desa Lobu Dua pas di depan Polsek Touluaan.

Sebelum meledakkan bom mortir tersebut, pihak kepolisian melakukan sterilisasi lingkungan sekitar demi keamanan.

Warga banyak yang menonton dari radius 200 meter dari titik peledakan, dan bom pun diledakkan dengan aman.

Kapolsek Iptu Verna Walewangko, yang baru hari ini bertugas di polsek Touluaan berpesan kepada masyarakat, agar supaya jika ada masyarakat yang menemukan lagi bom serupa, agar tetap berhati hati, dan sesegera mungkin menghubungi pihak kepolisian, ucap Verna singkat.

Robby.