Tulang Bawang Barat, bhayangkaranews.id-WTR alias TR ( 40 ) pria berstatus duda profesi driver berasal dari salah satu Tiyuh di Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung.

Diduga melakukan perbuatan cabul kepada anak dibawah umur, sebut saja nama nya Bunga berusia 12 yang duduk dibangku Sekolah Dasar ( SD ) kelas 6 anak dari WD domisili suku 4 RT 9,yang masih satu Tiyuh dengan terduga.

Lebih mencengangkan perbuatan cabul yang dilakukan terduga TR tidak behenti kepada anak di bawah umur bunga,

bahkan TR diduga pula menyetubuhi wanita yang sudah bersuami atas nama DV warga suku 2 istri dari NT.

Informasi adanya perbuatan cabul TR kepada anak dibawah umur dan persetubuhan yang dilakukan TR dengan wanita bersuami didapat wartawan dari narasumber warga setempat yang tak mau disebutkan identitasnya pada pada hari kamis ( 20/6/2024 ) sekira pukul 20,25 WIB.

Saat itu wartawan sedang berkunjung ke rumah salah satu warga di tiyuh setempat,malam itu dalam kesempatan berbincang bincang salah satu warga yang menjadi nara sumber memberi taukan kepada wartawan adanya salah satu warga masyarakat atas nama WTR alias TR status duda pekerjaan driver melakukan perbuatan cabul kepada anak dibawah umur sekaligus dilain hari menyetubuhi atau berzinah dengan wanita yang sudah bersuami,

” Saya dapat info dan sudah positif TR driver dari pak TM itu melakukan perbuatan cabul kepada anak di bawah umur warga suku 4 yang masih umur kurang lebih 12 tahun duduk dikelas 6 SD dengan cara di pegang payu daranya,namun dengan cepat terduga TR dan pak TM melakukan mediasi perdamaian,antara TR terduga dan pihak keluarga korban bunga di rumah pak TM selaku pemilik mobil di mana TR kerja sebagai driver di malam hari yang tidak di ketahui oleh aparatur Tiyuh setempat babinsa dan babinkamtibmas, lebih kaget lagi mas..! Saya dapat keterangan TR di hari sebelumnya menyetubuhi atau berzinah dengan wanita inisial DV istri dari NT warga suku 2 di peladangan di gubuk saat hujan grimis,” ucap warga yang jadi nara sumber.

Setelah mendapat informasi tersebut wartawan melakukan investigasi dan pengalian informasi dari tetangga korban pencabulan dibawah umur yang membenarkan informasi yang diterima oleh wartawan, namun tetangga korban bunga tidak mau menjelaskan kronologi dan cerita kejadian perbuatan cabul TR dengan alasan sudah ada perdamaian antara terduga dan keluarga korban.

Tim wartawan tidak putus asa esok hari nya bergegas berusaha mencari keberadaan terduga TR dan akhirnya wartawan mendapat informasi akurat bahwa terduga sedang berada di rumah salah satu warga dan wartawan bergegas menuju rumah yang di maksud di dapati terduga TR pada siyang hari sekira pukul 11,20 WIB sedang berbincang bincang.

Upaya wartawan untuk mendapatkan keterangan yang real dari terduga TR cukup alot namun dengan segala upaya akhirnya tim wartawan dapat mengorek keterangan yang di sampaikan sendiri langsung oleh terduga TR yang sempat di abadikan dalam rekaman oleh salah satu anggota tim .

TR membenarkan informasi yang diterima wartawan adanya perbuatan cabul tapi terduga menyangkal kalau dirinya telah memegang payudara Bunga, terduga mengatakan kalau dirinya sudah biasa bercanda dengan Bunga dan haya memegang dagu serta pundak bunga. akan tetapi TR waktu itu tidak mengerti mengapa dalam diri nya timbul hasrat kepada Bunga karena bunga takut dengan dirinya bunga lari keluar dan berteriak minta tolong dengan tetangga sebelah kanan rumahnya.

Lebih lanjut TR menceritakan kronologi terjadinya perbuatan persetubuhan dengan wanita yang sudah bersuami berinisial DV,

” Waktu itu saya melakukan aktivitas biasa sebagai driver berada di kebun singkong mengantar pekerja untuk mencabut singkong yang akan saya muat ,NT suami dari DV pekerja yang setiap hari ikut saya dan DV selalu mengikuti suaminya NT untuk mencari daun singkong buat pakan ternak kambing,tiba tiba turun hujan pak, DV lari meneduh kegubuk yang agak jauh dari lokasi suaminya menyabut singkong dan sendirian ,lalu saya menyusul DV neduh digubuk,saya sempat berbincang di gubuk itu hanya berdua dan entah mengapa hasrat saya untuk bersetubuh dengan DV tiba tiba muncul dan saya menawar kan uang kepada DV asal mau melayani hasrat saya tidak disangka DV mau dan terjadilah persetubuhan itu,” kata TR kepada tim wartawan.

Dari keterangan pengakuan TR yang cukup jelas sudah dipastikan adanya perbuatan cabul dan persetubuhan yang dilakukan terduga, apalagi TR mengatakan kalau soal pencabulan sudah beres karena sudah diadakan perdamaian dirumah TM, keluarga korban sudah menerimanya namun soal persetubuhan nya dengan DV, TR meminta kepada wartawan agar jangan bocor karena hinga berita ini diturunkan NT suami DV belum mengetahui apa yang dilakukan istrinya dengan terduga TR.

 

( Tim Kaperwil Lampung )