Cirebon kota bhayangkaranews24.id
Acara di gelar di taman kebumen kota Cirebon di hadiri PJ Walikota Cirebon Drs H.Agus Mulyadi MSi ,dalam rangka memperingati hari jadi kota Cirebon yang ke -597 Agus menegaskan pentingnya mempromosikan moderasi beragama sebagai identitas dan budaya kota Cirebon telah lama mempromosikan kampung moderasi sebagai bagian komitmen untuk mempertahankan harmoni antar agama di kota Cirebon ini
Pr untuk kepemimpinan 5 tahun ke depan dari moderasi beragama di Cirebon itu kan memang kita lihat dari bangunan-bangunan bersejarah yang ada yang sampai dengan saat ini terpelihara dan menjadi bagian dari bangunan cagar budaya itu ada masjid kuno kemudian Keraton ada Vihara ada klenteng ada gereja

keberagaman kebhinekaan yang memang kemudian sebagai sebuah ciri masyarakat Cirebonnya dan sangat tepat kemudian Kementerian Agama visualisasi dalam bentuk program moderasi beragama dan kemudian kita dukung apa yang tadi menjadi bagian dari inspirasi untuk bisa mengagendakan tampilan gelar budaya setiap tahun Kemarin saya lihat yang ada di gelar budaya Cirebon guyub yang sudah menjadi bagian dari sebuah keberagaman di situ ada ada tari topeng ada kemudian dari Hindu dari Buddha dari kristen nya sendiri ada dan hari ini juga ada
sehingga kalau itu bisa dikolaborasikan bisa menjadi agenda tetap untuk tiap tahun Pada saat peringatan Hari Jadi yang memang Cirebon itu kan dari bahasa keberagaman itu akan memperkuat apa namanya kerukunan Harmoni ke toleransi yang kita sudah sampai saat ini dengan sangat baik itu dari kami pemerintah daerah harapan tadi sebetulnya kan kita punya modal keberagaman yang diwariskan oleh leluhur kita dengan begitu banyak bangunan -bangunan yang mencerminkan dari keragaman agama kemudian visualisasi vaksinagaliman dan kemudian membuat sebuah kampung moderasi itu bagian dari sebuah upaya kita untuk terus bisa mempertahankan harmonisasi moderasi kerukunan toleransi di Cirebon benar-benar Cirebon bisa menjadi bagian dari semangat yang dikeluarkan secara apa secara regional maupun juga nasional ini kan ada beberapa acara yang memang menunjukkan keberagaman Kementerian Agama dengan pemerintah daerah dengan unsur komunitas masyarakat bisa lebih Gebyar lagi Memang cenderung malam kalau malam tuh hawanya adem orang-orang sudah lepas aktivitas gitu jadi bisa bisa mengunjungi bisa hadir dan bisa memeriahkan jadi bisa berjalan tiap tahun dalam rangka hari jadi Cirebon

Pj Wali Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, MSi Salah satu inisiatif yang diambil adalah melibatkan bangunan-bangunan bersejarah Cirebon yang mewakili berbagai tradisi keagamaan, seperti bangunan kuno, klenteng, dan gereja, yang menjadi bagian dari warisan budaya dan keberagaman di wilayah tersebut.
Agus menyoroti bahwa Cirebon memiliki sejarah yang kaya, dimana Islam memiliki peran sentral sebagai titik nol perkembangan kota, seperti yang tercermin dalam penamaan Kantor Pos Cirebon yang terletak sejajar dengan titik nol tersebut. Dia juga menjelaskan bahwa nama Cirebon berasal dari “Cirebon Caruban”, yang menandakan keberagaman dan kebhinekaan yang telah lama menjadi ciri khas masyarakatnya.
Kami dari pemerintah daerah terus mendorong inisiatif ini sebagai upaya untuk memperkuat kerukunan dan harmoni di antara masyarakat kota Cirebon,” ungkap Agus, menekankan komitmen penuh dari pemerintah daerah dalam mendukung upaya tersebut.

Biro Cirebon