Bhayangkaranews24.id l. Tebing Tinggi

Masyarakat Sumatera Utara tidak asing lagi yang nama nya minuman tradisional Tuak ,ini dapat dilihat di setiap penjuru perkotaan sampai pedesaan banyak nya lapo lapo yang menyediakan menuman tradisional ini ,minuman beralkohol asal negri batak ini di buat mengunakan Enau Nira sehingga memjadilah Tuak, namun ada 2 jenis Nira yang keras dan yang tidak keras lalu di campur dengan raru ,”Kamis (18/07/2024)

Bukan hanya dikalangan suku batak saja hampir dari semua suku masyarakat sangat menyukai minuman tradisional Tuak ini bahkan mayoritas orang thionghoa juga menyukai nya salah satu nya adalah acek J ,ali yang bertempat tinggal di jalan Darat kota Tebing Tinggi ,”Saya hampir tiap sore meminum tuak selesai dari bekerja pada sore hari ,ya obat capek lah sekalian bisa kumpul dengan teman dan saling canda gurau dengan semua teman dari kalangan semua suku bahkan ada juga teman saya dari suku india yang hobby juga minum tuak,’ Ucap nya

Ia nya juga mengatakan minuman Tuak ini harga nya cukup terjangkau sangat lah dari yang harga Rp 15ribu sampai Rp 20ribu peteko nya ,kalau di minum 3 gelas ya bisa jadi obat capek dan melancarkan buang air seni tapi kalau lebih dari 3 gelas atau kita minum sampai 1 teko sendiri ya mabok juga hehehehe ,”Kelekar nya

Sementara dikalangan masyarakat batak toba minum Tuak sudah menjadi sajian tradisi kebiasaan bagi mereka seperti diacara pesta adat ,pesta pernikahan dan di upacara adat ,Tuak selalu ada dan menjadi khas minuman mereka dan bagi masyarakat Batak Tuak adalah warisan budaya yang di turun kan dari generasi kegenerasi untuk terus di lestarikan dan bagi kepercayaan masyarakat batak Tuak juga dapat di minum oleh wanita yang habis melahirkan agar mempercepat proses penyembuhannya ,,

(JE)