Tulang Bawang, bhayangkaranews24.id-Diduga ada perselingkuhan diantara bos dan karyawan, di kampung Hargo Rejo, kecamatan Rawa Jitu Selatan, kabupaten Tulang Bawang, provinsi Lampung, Kamis 16/5/2024.
Menurut salah satu narasumber sebut saja (UM) iya pak waktu itu pernah saya dengar ada keributan disitu terkait masalah, yang diduga ada perselingkuhan di antara (SR) dengan karyawannya (GY) itu sudah lama terjadi bahkan masyarakat sudah mulai resah terkesan ada pembiaran oleh oknum aparat pemerintahan setempat.
Bermula (GY) salah satu karyawan yang bekerja sudah cukup lama di rumah (SR), selaku pemilik rumah dan toko, masyarakat mulai curiga dikarenakan (GY) itu ada perilaku sikap yang mereka tunjukan kurang pantas bahkan (GY) tersebut sering menginap di rumah (SR).
” Lanjut narasumber waktu itu kami beberapa orang warga kampung Hargo Rejo, datang ke rumahnya (SR) untuk mempertanyakan ada nya dugaan perselingkuhan dengan oknum (GY) yang diduga sudah melakukan perzinahan, namun sampai saat ini belum ada sikap yang tegas dari pemerintah setempat RT dan RK setempat.
Tim media coba temui salah satu keluarganya, adik kandung dari (SR) sebut saja (KK) iya bang benar telah ada kejadian yang diduga perselingkuhan di antara kakak saya dengan salah satu karyawan yang bekerja yang bernama (GY), bang ucap adiknya saat di konfirmasi memberikan keterangan.
Masalah itu bang sudah pernah kita bicarakan secara keluarga tapi saya males mau ribut sama keluarga (GY) itu sering sekali menginap di rumah kakak saya bahkan menimbulkan asumsi dari masyarakat yang kurang mengenakan saya jadi males mau ikut campur urusan itu bang,”ucap (KK).
Saat tim coba hubungi kepala kampung Hargo Rejo terkait adanya dugaan perselingkuhan warga masyarakat di kampung Hargo Rejo, lewat HP genggam, milik pak Milan, maaf pak terkait masalah itu saya tidak tau apa-apa terkait adanya perselingkuhan ucap pak lurah kalau anak buahnya sebagai pekerja iya mas.
Lalu tim media izin ke (SR) kalau ini diberitakan gimana Bu silahkan bang beritakan aja,”ucap (SR) adanya permasalahan ini tim media akan kordinasi dengan pihak terkait APH (Aparat Penegak Hukum).
( Tim/Bersambung )



