Tangerang – bhayangkaranews24.id, kantor kecamatan kemiri, kini memiliki taman kanak-kanak, persis didepan ruangan aula serba guna, untuk anak-anak bermain disaat hari-hari libur. (09/10/23)
Namun Pepatah mengatakan,
“Sepandai-pandai tupai melompat, masih lebih pandai koruptor menyikat”.
Proyek pemeliharaan taman kanak-kanak dikecamatan kemiri, tahun anggaran 2023, yang memakan biaya kurang lebih Rp 90 jutaan, belum lama ini dikerjakan oleh oknum pemborong berinisial “H”, akan tetapi kini proyek taman tersebut sudah banyak kerusakan, mulai dari besi yang patah, alat prosotan yang hancur bagaikan kerupuk, menandakan adanya indikasi kualitas bahan yang digunakan, jauh tidak sesuai dari jumlah Anggaran yang dibayarkan dari APBD.
H. Roni selaku anggota LSM PKLP provinsi Banten, sangat menyayangkan proyek pemeliharaan taman tersebut, karena menurtnya, besi yang digunakan untuk ayunan sangatlah tipis, alat prosotan yang digunakan , tidak layak pakai, dan bahkan kemaren, sempat saya tegor terkait rumput sintetisnya, kondisi seperti ini sangatlah mengkhawatirkan bagi keselamatan pengunjung, yakni anak-anak yang tengah asik bermain, bagaimana jika ada anak-anak yang jatuh atau bahkan tertimpa besi.”katanya
Terkait kerusakan ini, seharusnya pemerintah bersikap lebih tegas lagi terhadap oknum-oknum pemborong seperti ini, jangan hanya memikirkan perutnya saja, tanpa memikirkan resiko bagi keselamatan masyarakat, utamanya keselamatan anak-anak dalam hal ini,
saya dalam hal pemeliharaan taman kanak-kanak ini, sangat mendukung program pemerintah, namun tolong, pemerintah juga harus memperhatikan, kepada siapa seharusnya pembangunan bangsa ini di amanatkan, dan saya berharap oknum pemborong yang seperti ini, ditindak tegas oleh pihak yang berwajib karena jelas sangat merugikan negara dan membahayakan keselamatan warga.”tutup H. Roni ke awak media ini.
(AM-212)



