Bhayangkaranews24id,KANDANGAN – Di balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan), proses memperbaiki diri tidak pernah berhenti. Bukan sekadar menjalani masa pidana, warga binaan juga terus diberikan ruang untuk belajar, memperkuat keimanan, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan Rutan Kelas IIB Kandangan melalui kegiatan pembinaan keagamaan dengan materi Fiqih dan Tauhid, Selasa (15/9/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ust. Hendro Mulyo, S.H.I. dari Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebagai pemateri.

Kajian berlangsung sebagai sarana bagi warga binaan untuk memperdalam pemahaman agama, mulai dari tuntunan fiqih dalam kehidupan sehari-hari hingga penguatan tauhid sebagai fondasi keimanan.Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan semata.

Lebih dari itu, nilai-nilai tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi warga binaan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, serta menata kembali kehidupan dengan arah yang lebih baik.
Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam mendukung proses perubahan warga binaan