Μ

Muara Enim – bhayangkaraNews24.id –  LSM Komando Satu Nasional secara tegas soroti SPBU Batu Gerigis Tanjung Enim, katena setiap akan melakukan pengisian BBM terdapat antrian panjang yang mengular, kondisi macet harian ini di nilainya tidak wajar dan sangat merugikan masyarakat dan para pengguna jalan .

 

Saat diwawancarai oleh awak media Ketua Umum LSM KOMANDO SATU NASIONAL mengatakan ” Kami menyoroti hal ini antrian parah mengular di SPBU Batu Gerigis ini,kami menduga karena ada kendaraan yang melakukan pengisian telah memodifikasi kapasitas ukuran tangkinya, sehingga terjadilah seperti ini”.

 

Ditambahlanya ” Bahkan setiap saya akan melakukan pengisian BBM selalu saja disambut oleh antrian panjang mengular,nampak oleh kami diantara antrian pengisian kerap terdapat mobil jenis itu itu saja, seperti mobil kijang tua dan sedan sedan tua, disini kami menduga bahwa penyaluran bbm bersubsidi di lapangan ada ketidak beresan”.

Lebih lanjut dikatakannya, “hasil pengamatan berkala kami memang mobil mobil jenis itu yang selalu mendominasi dan memperpanjang antrian, kendaraan lawas yang terindikasi memiliki tangki modifikasi diduga telah menguras pasokkan bbm bersubsidi ini, sehingga masyarakat umum yang memang membutukan menjadi korban kelangkahan bbm seperti ini”.

Menyikapi hal tersebut Ketua LSM Satu Komando Nasional meminta tindakkan tegas dari pihak pihak yang berwenang seperti PT.Pertamina persero agar bisa lebih mengaudit System Digitalisasi di SPBU Batu Gerigis Tanjung Enim
-Meminta Aparat Penegak Hukum POLRI menindak tegas kenderaan tertentu yang terbukti mengubah spesifikasi tangki bbm yang bertujuan untuk menimbun bbm bersubsidi .
-Manajemen SPBU Batu Gerigis Tanjung Enim wajib mengintruksikan kepada Karyawan agar selektif dan berani menolak apabilah pengisian lebih dari 50 liter / hari sesuai dengan peraturan yang di keluarkan oleh PT.Pertamina persero.

Dikatakan Johan “Terkait hal hal tersebut LSM Komando Satu Nasional berkomitmen untuk siap mengawal demi tegaknya kontrol sosial ditengah masyarakat ” Tutupnya.