Tangerang – Bhayangkaranews24.id, pengusaha Magot, diduga membuang limbah sembarangan, yang mengakibatkan kerugian, baik secara kesehatan maupun kenyamanan, hal ini di alami oleh keluarga Sulaiman, warga kampung Rancalabuh RT.11/RW.02 Desa Rancalabuh Kecamatan Kemiri. 27/9/23
Sulaiman mengatakan,”saya dan keluarga merasa sangat dirugikan oleh oknum pengusaha Magot ini, pasalnya limbah ampas buah-buahan busuk sisa Budidaya Magot ini, dibuang persis didepan rumah saya, sehingga aroma busuk yang menyengat, yang setiap hari kami hirup, setiap saat bisa mengancam kesehatan saya dan keluarga saya, ini jelas merugikan,”katanya.
Sebenarnya oknum pengusaha ini masih ada hubungan keluarga, cuma mau bagaimana, ketika seorang RT saja tidak dihiraukan, saat sebelumnya saya melapor untuk dicarikan solusi kepada RT. dan itu belum membuahkan hasil yang signifikan,”sesal Sulaiman.
Rencananya Sulaiman akan mengadukan kejadian ini ke kepala Desa setempat, dengan harapan membuahkan hasil dan ada jalan tengahnya, namun sampai saat ini 26/9/23 belum ada kesempatan untuk bertemu dengan Kepala Desa Rancalabuh.
Terakhir Sulaiman berharap,”Semoga pemerintah setempat, bisa memberikan solusi terbaik, karena saya juga termasuk warga Indonesia yang baik, sebelum nantinya saya usut masalah ini ke tingkat yang lebih serius lagi, baik jalur kepolisian maupun ke pengadilan, agar nantinya apa yang menjadi hak saya sebagai warganegara yang baik, bisa tercapai. Yaitu hidup sehat dan nyaman, Saya dan keluarga berhak sehat dan nyaman, urusan benar atau tidak benar, biarkan pihak yang berwajib nanti yang memutuskan.”Tutupnya.
(AM-212)



