SERANG, – Bhayangkaranews24.id, Umar (37) warga Desa Cimangenteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengatakan, dirinya diberhentikan bekerja di PT. Nikomas Gemilang oleh HRD diperusahaan tersebut.

Umar mengaku sudah bekerja di pabrik yang memproduksi sepatu itu selama 13 tahun lamanya, ia bekerja dibagian Assembling Finishing. Umar tak menyangka kalau diri ternyata diberhentikan bekerja di PT. Nikomas Gemilang oleh HRD perusahaan bernama Irul.

Kata Umar, dirinya diminta tanda tangan pengunduran diri oleh HRD, pihak HRD mengancam akan melaporkan dirinya ke Polisi jika tidak menandatangani surat pengunduran diri.

Ancaman HRD lanjut Umar, berawal dari soal hubungan asmara (pacaran) dirinya dengan sang kekasih, berinisial RGF (23) yang bekerja dibagian SIS (komputer) di Pabrik yang memproduksi sepatu tersebut.

“Iya di suruh tanda tangan mengundurkan diri, daripada di penjara, saya ikutin aja semua. Handphone saya juga diambil diriset sama dia (HRD)”ungkap Umar kepada wartawan, Sabtu (7/10/2023)

Umar yang sudah bekerja selama 13 tahun di PT. Nikomas Gemilang hinga saat ini tak percaya dirinya disuruh mengundurkan diri hanya karena alasannya soal hubungan asmara dirinya dengan pacarnya, RGF.

“Waktu saya pacaran kan bukan diperusahaan, dan tidak menggangu waktu bekerja. Sampai sekarang saya belum percaya, kerja 13 tahun di suruh ngundurin diri kayak gini,”imbuh Umar.

Umar menilai, sikap dan tindakan HRD yang meminta dirinya menandatangani surat pengunduran diri, tindakan tersebut adalah tindakan semena – mena.

“Saya mohon tolong usut HRD yang namanya Irul yang semena – mena itu,”tukas Umar, seraya mengatakan dirinya akan meminta bantuan kantor pengacara untuk menyelesaikan perkara yang tengah dirinya hadapi.

Sementara itu, HRD PT. Nikomas Gemilang, Irul saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsAppnya untuk dikonfirmasi oleh wartawan, tidak merespon. Meski pesan singkat WhatsApp tersampaikan.

Upaya konfirmasi juga dilakukan, dengan menghubungi nomor kontak HRD, di 08521032xxxx, namun hanya terdengar suara operator seluler, nomor yang dihubungi sedang sibuk (****)

AM-212