Baktiraja Humbahas – Bhayangkaranews24.id, Bencana alam di Desa Simangulampe menyebabkan 35 rumah rusak berat, 11 korban masih belum ditemukan serta 1 orang ditemukan meninggal dunia.

 

Upaya keras masih dikerjakan untuk pencarian korban dengan sejumlah alat berat yang terdiri dari excavator ada 2 unit, loader 1 unit dan backhoe loader 1 unit.

 

Sekitar 100 personil polri, 90 personil TNI dan Basarnas Pos Parapat 4 orang telah berada di lokasi beserta seluruh aparatur Pemkab terkait penanggulangan bencana lintas OPD telah berada di lapangan.

 

Sebelum diteliti lebih lanjut, diperkirakan bencana ini disebabkan liquifaksi tanah. Bupati Humbang Hasundutan bersama Kapolres Humbang Hasundutan dan Dandim TU 0210 mengkoordinir pelaksanaan normalisasi di lapangan.

 

Selanjutnya untuk korban penduduk yang selamat telah disediakan penampungan sementara dengan menyediakan kebutuhan pangan dan sandang menunggu proses normalisasi dan rehabilitasi selesai dilaksanakan.

 

Para pengungsi ditempatkan di 2 posko yaitu Posko 1 : kantor camat bakti raja = 80 orang

Posko 2 : gedung serbaguna HKBP simangulampe = 60 orang.

 

Kemudian akan dilakukan mitigasi untuk menghindari kejadian bencana yang mungkin terjadi. Selain itu masyarakat diminta agar tetap tenang dan jangan berbondong-bondong memenuhi lokasi bencana agar proses normalisasi di lapangan bisa berjalan lancar.

 

(Junri)